RIAUBOOK.COM - Camat Tebingtinggi Timur Tunjiarto mengakui kalau pemerintahan desa di wilayah Kecamatan Tebingtinggi Timur sebagian masih menunggu proses penerbitan NPWP dari masing-masing BUMdes.
Ada sebagian yang sudah clear (selesa), tapi masih ada yang dalam proses. Sehingga memang belum bisa kita lakukan kegiatan serah terima kebun tanaman kehidupan pohon sagu yang dibangun oleh PT Nationla Sago Prima.
"Sejak kita terima surat pemberitahuan tersebut dari perusahaan pada bulan April lalu, kita juga menggesa seluruh ketentuan yang dibutuhkan," tuturnya di Selatpanjang, Rabu (17/5/2017).
Namun maklumlah, jarak antara desa dengan kecamatan maupun dengan ibukota kabupaten salah satu kendala yang dihadapi para kepala desa. Kalau ditarik garis lurus memang jaraknya cukup dekat sebab semuanya kita berada di satu pulau. Tapi dengan menggunakan transportasi laut, sebuah desa terkesan menjadi jauh.
Jadi inilah kendala berbagai urusan baik ke kecamatan maupun ke kabupaten, ini sudah menjadi persoalan klasik. Untuk itu harap dimaklumi, kalau urusan kelengkapan berbagai administrasi yang dibutuhkan dalam serah terima kebun tanaman kehidupan bergantung pada persoalan transportasi.
Tunjiarto menyambut baik niat perusahaan yang akan mewujudkan pembangunan tanaman kehidupan bagi warga. Camat pun berharap masyarakat Tebingtinggi Timur yang terdiri dari 10 desa itu tak lama lagi akan dapat menikmati wujud nyata atas kehadiran PT NSP di Kepulauan Meranti.
Ia juga berharap perusahaan bisa beroperasi sebagaimana mestinya, sehingga mampu menyalurkan berbagai bentuk kepeduliannya untuk masyarakat sekitar perusahaan. (RB/jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…