Celana Cingkrang yang Dilarang Instansi Pemerintah Ternyata Tren Masa Kini, Malah Diproduksi Korea dan Tiongkok

Sabtu, 10 Juni 2017 - 21:56 WIB 14130000

Celana Cingkrang yang Dilarang Instansi Pemerintah Ternyata Tren Masa Kini, Malah Diproduksi Korea dan Tiongkok

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Celana cingkrang atau celana panjang gantung di atas mata kaki yang biasa dikenakan sebagian kaum muslim di dunia termasuk di Indonesia ternyata menjadi tren masa kini.

Hasil penelusuran RiauBook.com, Sabtu (10/6/2017), sejumlah toko online memajang pakaian pria jenis cinkrang tersebut dengan berbagai model dan variasi warna dan bahan.

Rata-rata celana panjang yang dibuat gantung membuka mata kaki pria itu diimpor dari luar negeri, kebanyakan dari South Korea atau Korea Selatan.

Beberapa pabrikan dari Tiongkok (China) juga menawarkan tren celana gantung tersebut, harga variatif, mulai ratusan ribu rupiah hingga jutaan untuk yang berbahan dasar lebih baik.

Sebelumnya salah satu instansi pemerintah sempat mengeluarkan surat edaran soal larangan pegawainya untuk mengenakan celana cingkarang pada jam dinas.

Informasi itu kemudian membuat heboh berbagai pihak, namun faktanya, dari penelusuran RiauBook.com, ternyata celana jenis cingkrang justru menjadi tren di sejumlah negara-negara yang tidak dominan kaum muslim.

Berikut link untuk toko online yang menyediakan celana cingkrang asal Korea Selatan dan Tiongkok: http://www.elevenia.co.id/ctg-celana-pria

(RB/fzr)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.9 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 21.9 %
Lukman Edy-Hardianto 25.0 %
Hasil berdasarkan dari 44270 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Cara Membuat Ayam Goreng Bumbu Bacem

Sabtu, 10 Juni 2017 - 13:29 WIB

Ketua DPRD Riau Buka MTQ di Mesjid Darul Abraar

Rabu, 07 Juni 2017 - 21:21 WIB

Bertemu Gubri, Puluhan Guru Bantu Curhat Soal Gaji

Selasa, 06 Juni 2017 - 20:21 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia