Mendikbud saat memimpin apel perdana di Kantor Gubernur Riau. (RB/MC)

Senin, 03 Juli 2017 - 12:27 WIB 10640000

Pimpin Apel Pagi di Kantor Gubernur Riau, Mendikbud Sebut Murid tak Harus Belajar di Sekolah

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi mengatakan, anak murid sekolah tidak harus belajar (melulu) di sekolah tapi di luar sekolah murid juga bisa belajar.

"Anak bisa diajak ke perpusatakan, ke masjid bahkan ibtidaiyah untuk mendorong si anak memiliki krakater yang kuat. Kita tak boleh lagi punya sekolah seragam di Indonesia, tapi disesuaikan dengan karakter daerahnya. Tapi diharapkan berlomba menjadi terbaik termasuk di Riau. Silahkan memberikan terbaik. Karena itu saya minta khususnya pemprov Riau menyesuaikan program yang dibuat Kementerian Pendidikan," ujar Menteri saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Riau, Senin (3/7/2017).

Saat memimpin apel pagi hari pertama kerja di Kantor Gubernur Mendikbud banyak menyampaikan hal-hal berkaitan dengan penguatan karakter pendidikan anak sekolah termasuk klarifikasi soal istilah full day.

Bahkan menteri meminta para guru di Riau tak ikut-ikutan menyebut istilah full day. Karena Kementerian Pendidikan hanya ada program penguatan karakter (PPK), yakni dengan memanfaatkan pusat tiga pendidikan, mulai dari keluarga, lingkungan dan sekolah.

Di dalam PPK ini, istilahkan dengan manajemen berbasis sekolah. Di mana menurut menteri lagi, program tiga pusat pendidikan tersebut harus dilaksanakan secara optimal. Semuanya tak boleh berjalan sendiri-sendiri. Tapi harus sejalan dalam membentuk karakter anak.

"Jadi saya tegaskan, Kementerian Pendidikan tak punya program full day. Guru-guru di Riau juga diminta tak ikut-ikutan menyebut istilah full day," kata Mendikbud, Senin (3/7/17).

Diakui menteri, istilah full day memang salah satu cara pendidikan membangun karakter yang dilakukan sekolah swasta lainnya seperti ketarunaan dan pesanteran.

Sekolah harus membuka dengan lebar untuk menerima lingkungan termasuk keluarga. Karena itu, Kepsek harus bisa mengindentifikasi, di lingkungan maupun di luar untuk dijadikan sumber belajar.

Saat memimpin apel, hadir Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, para asisten dan pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah provinsi. (RB/MCR)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76430 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Lepas Kontingen OSN Riau, Gubri Do'akan Juara

Sabtu, 01 Juli 2017 - 23:15 WIB

Guru Bantu Provinsi di Rohil Terancam Tidak Lebaran

Selasa, 20 Juni 2017 - 00:06 WIB

Mendikbud Bantah Pendidikan Agama Dihapus

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:32 WIB

Satu Rumah Satu Sarjana, Demi Pemerataan SDM Kampar

Jumat, 02 Juni 2017 - 05:03 WIB

Nasib Guru Rohul

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:33 WIB

Luar Biasa, 2 Bocah SD Indonesia Terbaik di Dunia

Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:04 WIB

Delapan Orang Siswa SD Ikuti Ujian Nasional Susulan

Selasa, 23 Mei 2017 - 18:09 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia