Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi oleh Dirut RSUD Arifin Ahmad saat menjenguk pasien. (RB/habir)

Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:23 WIB 1610000

Nuzelly Husnedi: Selalu Berikhtiar Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Pasien

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Direktur Utama (Dirut) RSUD Arifin Achmad dr. Nuzelly Husnedi menyatakan pihaknya selalu berikhtiar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien dengan baik tanpa pandang bulu.

Begitu pula dengan pasien Soinah, warga Bengkalis yang menderita kanker dan saat ini sedang mendapat perawatan jalan untuk penegakan diagnosis dan rencana pengobatannya.

Menurut Nuzelly, ia secara pribadi sudah beberapa kali ketemu dengan pasien ini sejak selesai biopsi. Terakhir, kemarin, Minggu, (15/10/2017) sebelum shalat zuhur, ia kembali bertemu langsung dengan pasien Soinah. Pada kesempatan tersebut hadir pula teman teman LSM yang membuat video curahan hati anak Soinah terkait penyakit yang dialami ibunya.

"Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan mari kita berkoordinasi dan bersinergi secara konstruktif dengan mengutamakan kepentingan penyembuhan pasien sesuai kapasitas kita masing masing," katanya.

Pihak pihak yang ingin membantu kesembuhan pasien Soinah, lanjut Nuzelly bisa langsung berkomunikasi dengan pihak RSUD Arifin Achmad atau dirinya tentang apa dan bagaimana penanganan penyakit tersebut. Sehingga terhindar dari menyebarkan informasi yang bisa berpotensi mispersepsi di tengah masyarakat.

Menurut Nuzelly, pasien Soinah sedang menjalani serangkaian pemeriksaan termasuk konsultasi dan pemeriksaan beberapa dokter spesialis. Hari Senin, (16/10/2017) ini Soinah dikonsulkan atau diperiksa oleh dokter ahli jantung untuk selanjutnya direncanakan Kemoterapi.

Menurut info dari dokter penanggung jawab pelayanan pasien Soinah yaitu DR.Dr. Effif Syofra Tripiadi, SpB(K) Onk, Senin siang pasien sudah selesai pemeriksaan dan sudah diberikan resep obat yang akan dipersiapkan untuk pelaksanaan kemoterapi. Selanjutnya segera dijadwalkan di ruang Rawat Bedah untuk kemoterapi. Jika responnya baik baru dipersiapkan untuk operasi.

Lebih lanjut dikatakan bahwa terhadap pasien yang terdiagnosa penyakit kanker, dokter merencanakan rangkaian pengobatan secara komprehensif sesuai jenis dan stadium penyakitnya. Misalnya perlu operasi, kemoterapi, radioterapi, paliatif terapi, psikoterapi, dan biasanya gabungan beberapa terapi tersebut.

Penegakan diagnosa penyakit kanker dan pemberian tindakan termasuk obat obatan kanker atau kemoterapi memang memerlukan pemeriksaan yang agak panjang dan lengkap. Hal ini terkait meminimalisir berbagai risiko penyakit tersebut.

Sebagai pengetahuan bersama, lanjut Nuzelly, pasien kanker umumnya dirawat inap karena akan menjalani operasi atau keadaan umumnya yang jelek (total care).

Penderita kanker yang memerlukan Kemoterapi/Radioterapi, biasanya daya tahan tubuhnya jg menurun. Pada keadaan umum pasien yang relatif masih baik maka diutamakan perawatannya di luar rumah sakit (rawat jalan). Hal ini antara lain untuk menghindari infeksi dari kuman kuman yang berasal dari rumah sakit yang umumnya lebih berbahaya.

Sebagai tambahan dapat diinformasikan bahwa saat ini Pelayanan Kanker Terpadu merupakan salah satu Layanan Unggulan dalam pengembangan RSUD Arifi Achmad sebagai rumah sakit pusat Rujukan Provinsi Riau.

"Kita sudah mempunyai berbagai sarana pendukung yang hampir lengkap, dampaknya adalah akhir-akhir ini pasien kanker yang berobat di RSUD Arifin Ahmad makin meningkat," katanya lagi.

Di sisi lain jumlah dokter konsultan yang masih terbatas maka muncul Bottle Neck Phenomena yg berakibat adanya antrian (mirip kejadian di RS Pusat Kanker Dharmais Jakarta). Hal ini yang perlu dikelola dengan baik dan berkesinambungan untuk mengurai agar pelayanan bisa berjalan optimal.

Pelayanan Kanker Terpadu yang baik itu, tambah Nuzelly, memerlukan dukungan masyarakat dan stakeholders yang dikenal dengan Komunitas Peduli Kanker. Komunitas ini yang biasanya penuh perhatian dan keikhlasan mencari solusi persoalan diluar medik seperti menjaga asupan gizi, penanganan masalah psikososial dan sebagainya. Bahkan pasien yang berasal dari luar kota malah memerlukan Rumah Singgah sebagai tempat tinggal sementara bagi pasien dari luar kota yang menjalani penanganan kanker, misalnya Radioterapi yang membutuhkan waktu lima minggu dengan cara Rawat Jalan (One Day Care).

"Untuk itulah saya mengajak teman teman LSM termasuk yang mengurus bu Soinah untuk bekerja sama dalam merawat pasien kanker secara serius, apabila perlu dibuat kesepakatan dengan RSUD Arifin Ahmad," kata Nuzelly.

Termasuk lanjutnya pemberian pengetahuan/keterampilan kalau memang ingin serius bergerak sebagai salah satu Komunitas Peduli Kanker dalam rangka mendukung Pengembangan Pelayanan Kanker Terpadu di RSUD AA ke depan. (RB/habir)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
habir

Berita Terkini

Pusing Enggak Punya Uang, Ternyata Bukan Mitos

Selasa, 17 Oktober 2017 - 07:23 WIB

Awas Obat Berbahaya Ini Bisa Mematikan

Minggu, 08 Oktober 2017 - 11:06 WIB

Bahan-bahan Alami Hilangkan Jerawat

Minggu, 08 Oktober 2017 - 10:32 WIB

Tips Kendalikan Emosi

Kamis, 05 Oktober 2017 - 07:29 WIB

Gubri Kunjungi Pasien Bakti Sosial di RS Ibnu Sina

Rabu, 27 September 2017 - 18:02 WIB

Udara Riau Kotor, Kawasan Bersih Incaran Warga

Minggu, 24 September 2017 - 14:56 WIB

Kalau Pasien Datang, Tanya Keluhannya Bukan Uangnya

Sabtu, 16 September 2017 - 13:32 WIB

Usia Bertambah Tua, Begini Cara Mengusir Galau

Rabu, 13 September 2017 - 13:27 WIB

Kasus Korupsi Sektor Kesehatan di Riau, Ini Data-datanya

Jumat, 08 September 2017 - 10:40 WIB

Asian Agri Ajak Anak Sekolah Peduli Kesehatan Sejak Dini

Selasa, 05 September 2017 - 14:46 WIB

Tahukah? Ini Tanda Anda Stres Berat

Sabtu, 02 September 2017 - 12:14 WIB

Ini Tips Menyimpan Daging Sapi

Jumat, 01 September 2017 - 16:11 WIB

Terkejut, Ternyata Ini Nama Penyakit Bayi Asal Kampar

Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:02 WIB

RS Surya Insani Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Rabu, 02 Agustus 2017 - 11:38 WIB