Sekda Riau Ahmad Hijazi. (RB)

Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:17 WIB 1600000

Perlu Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Riau, Sekda: NKRI Harga Mati

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengeluarkan peraturan tentang penyelenggaraan pendidikan wawasan kebangsaan di daerah.

Ahmad Hijazi mengatakan itu usai menghadiri rapat pelatihan wawasan kebangsaan di ruang rapat gedung Pemprov Riau, Selasa (17/10/2017).

Wadahnya menurut dia adalah kelompok kerja yang diharap untuk pengembangan pandangan bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya, megutamakan kesatuan persatuan, kesatuan wilayah yang dilandasi pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Pendekatannya itu, pembangunan karakter bangsa. Melibatkan kerja sama semua pihak, masyarakat, tokoh-tokoh, organisasi, partai politik, semua stake holder," kata Sekda kepada Riaubook.com.

Tujuannya kata dia adalah untuk mengoptimalkan pengembangan pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan, optimalisasi perbaikan kinerja, pengembangan pelaksanaan model persatuan wawasan kebangsaan yang sesuai dengan kearifan lokal.

Kegiatan pelatihan yang nantinya akan diadakan dalam bentuk training, outbond, lomba cerdas cermat, permainan, diskusi, seminar, dan loka karya, demikian Hijazi, diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang pancasila dan pembangnan karakter.

"Misalnya para pejabat, pemimpin, ASN, itu harus terbiasa memiliki integeritas, kalakuan itu samalah, jangan beda," katanya.

Materinya yang utama, menurut dia adalah Pancasila, kemudian UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

"NKRI harga mati," ujar Sekda menambahkan.

Lebih lanjut sekda menjalaskan, muatan Pancasila dan yang lainnya itu mulailah kembali diingatkan tentang perspektif historisnya, tentang makna, kemudian pancasila sebagai pandangan hidup.

"Seterusnya perspektif Bhineka Tunggal Ika itu juga sama, bagaimana kita memahankan Bhineka Tunggal Ika secara historis, secara sosiologi, secara antropologis," kata dia menuturkan.

Kemudian, lanjut sekda, makna fungsi, perkembangan kebhinekaan, landasan teoritisnya, aktualisasi nilai-nilainya. (RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Ini Bandara Paling Tak Berguna di Dunia

Senin, 16 Oktober 2017 - 12:13 WIB

Hukum, Tanah dan Pemerintah

Minggu, 15 Oktober 2017 - 23:00 WIB

Target Meranti 4.000 Haktera Lahan untuk Padi

Kamis, 12 Oktober 2017 - 23:43 WIB

Cegah Korupsi di Inhil, Bupati Wardan Bilang Ini Baik

Kamis, 12 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Bupati Inhil Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2016

Selasa, 05 September 2017 - 09:42 WIB

Bupati Inhil Lepas Pawai Takbir Idul Adha

Jumat, 01 September 2017 - 08:21 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia