Foto ilustrasi (net)

Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:04 WIB 3790000

Diduga Korupsi ADD, Kades Tanjung Medang Kabupaten Meranti Terpaksa Digelandang ke Polda Riau

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Tidak tahan melihat uang banyak seorang kepala desa dari Kecamatan Rangsang, terpaksa digelandang polisi ke Polda Riau.

Kades Tanjung Medang inisial (Ag) itu digiring polisi dengan tangan diborgol saat hendak berangkat meninggalkan pelabuhan penumpang Tanjung Harapan- Selatpanjang.

Warga yang menyaksikan tersebut menceritakan kalau kades itu dikawal polisi saat melintasi kerumunan penumpang yang baru datang dan juga yang hendak berangkat menuju Pekanbaru, pada Rabu siang (18/10/2017).

Tangan yang diborgol tersebut hanya ditutupi kain, sambil digiring hingga masuk ke kapal.

Camat Rangsang Mulyadi kepada Riaubook.com, Rabu (19/10/2017), tidak bisa membantah kalau salah satu kades dari wilayahnya saat ini sedang menghadapi persoalan hukum.

Kades tersebut menurut camat, bahkan sebelumnya sudah cukup sering dinasehati. Bukan hanya oleh camat sendiri, namun juga beberapa tokoh masyarakat setempat telah berupaya mengingatkan. Tapi tidak dihiraukan.

"Silau melihat uang banyak, dan merasa itu uang pribadinya, akhirnya harus mempertanggungjawabkannya di depan hukum. Sayapun tidak terkejut lagi atas penangkapan kades tersebut sebab selama ini sudah puas saya menasehatinya," kata Mulyadi.

Menurut Mulyadi, biarkan hukum yang bertindak atas kasus yang menjerat kepala desa Tanjung Medang.

"Semoga hal ini menjadipelajaran bagi para kades-kades lainnya di Kecamatan Rangsang. Sehingga tidak melakukan penyimpangan dalam pengelolaan uang rakyat itu," harap Mulyadi.

Diterangkan Mulyadi, para kades sudah diingatkan agar menggunakan dana tersebut sesuai aturan yang berlaku. Sehingga terhindar dari ancaman dan jeratan hukum.

Dana yang dikucurkan pemerintah ke desa, kata Mulyadi, yaitu untuk membangun desa, agar kemajuan desa bisa lebih cepat lagi.

Untuk itu, lanjut camat, peristiwa ini harus jadi pelajaran berharga bagi para kepala desa yang ada. Secara khusus bagi para kades di Kecamatan Rangsang, dan secara umum bagi para kepala desa yang ada di Kepulauan Meranti," sebut Mulyadi. (RB/jos)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Neil Antariksa: Pengawasan Pilgubri 2018 Tugas Bersama

Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:10 WIB

Broker Proyek APBD Pekanbaru Ditangkap Jaksa

Jumat, 13 Oktober 2017 - 17:15 WIB

Kronologi Pemerkosaan 2 Gadis, Digilir 4 Pemuda Meranti

Kamis, 12 Oktober 2017 - 11:25 WIB

KPK Datang ke Inhu Ngapain?

Kamis, 12 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Lima Tersangka Pemurni Emas Ilegal Diringkus

Selasa, 10 Oktober 2017 - 14:05 WIB

Polisi Riau Bidik Harta Kekayaan Bandar 40 Kg Sabu

Selasa, 10 Oktober 2017 - 14:04 WIB

Curi Onderdil Mobil Truk Elpiji, Iis di Polisikan

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 09:15 WIB

Mantan Kadispenda Riau Diperiksa Jaksa Terkait Korupsi

Jumat, 06 Oktober 2017 - 22:30 WIB

BNN Tembak Mati Bandar 25 Kilogram Sabu di Riau

Jumat, 06 Oktober 2017 - 22:08 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia