foto

Ini Sejumlah Kasus Pembunuhan Sadis Dilatari Bisikan Gaib

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli
Syamsuar-Edy Nasution
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
Lukman Edy-Hardianto

RIAUBOOK.COM - Begitu banyak kasus pembunuhan di berbagai wilayah tanah air, namun beberapa menyedot perhatian karena pelakunya tega membunuh keluarga termasuk anak, orang tua dan isteri mereka sendiri.

Yang lebih miris, pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh pelaku yang mengaku mendapatkan bisikan gaib, di samping faktor-faktor pemicu lainnya.

Berikut ini 3 kasus pembunuhan sadis di tengah keluarga yang berlatar belakang bisikan gaib seperti dilansir RiauBook.com dari liputan6:

1. Polisi Mutilasi 2 Anaknya

Aksi sadis dilakukan seorang polisi di Melawi, Kalimantan Barat. Adalah Petrus Bakus, seorang polisi berpangkat brigadir yang tega membunuh dan memutilasi dua anaknya, F dan A yang berusia 5 dan 3 tahun. Saat itu, kedua anaknya tengah tertidur lelap.

Usai menghabisi 2 buah hatinya, dia menghampiri istrinya, W sembari membawa parang. Saat itu, dia menggambarkan sikap anak-anaknya kepada istrinya saat dibunuh.

"Mereka baik, mereka mengerti, mereka pasrah," ujar Petrus kepada istrinya usai membunuh anaknya, F dan A, Jumat 26 Februari 2017.

Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Arief Sulistyanto menyatakan, pihaknya membantukan tim Inafis dan dokter fo‎rensik untuk mengusut kasus mutilasi tersebut.

Jenderal Bintang satu ini mengatakan, Brigadir Petrus sudah ditahan. Kondisi pelaku dalam keadaan sehat.

"Dia menganggap apa yang dilakukannya itu perintah dari Tuhan. Dia mendapat bisikan untuk melakukan itu semua. Jadi dia merasa sadar dan tidak menyesal. Anaknya pun ikhlas katanya. Tersenyum saat dibunuh dan dia tenang," kata Arief.

Pelaku, lanjut dia, menjawab pertanyaan dari tim penyidik dengan tenang. "Merasa anaknya sudah dikirim ke surga," ujar Arief.

2. Anak Bunuh Isteri dan Ibunya

Pembunuhan sadis lainnya juga terjadi di Cirebon, Jawa Barat. Agus Supriyatna tega membunuh ibu kandung, Sumarni (64) dan istrinya Rawiyah (33) pada Sabtu 2 September 2017 sekitar pukul 23.30 WIB.

"Pelaku membunuh ibu kandung dan istrinya dengan menggunakan pisau panjang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon, AKP Reza Arifian di Cirebon, Minggu 3 September 2017.

Tak hanya membunuh ibu dan istrinya, Agus juga tega melukai dua anaknya, Guntur yang berusia 3 tahun dan Eka Galuh, 5 tahun. Tak puas menyakiti mereka, Agus makin beringas. Dia juga menganiaya kakak ipar, Lili dan kakak kandung Reni.

"Kedua anak dan kakak pelaku mengalami luka-luka setelah dianiaya," imbuh dia.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan alat bukti berupa pisau pelaku, sarung yang berlumuran darah, pakaian korban, seprai, dan selimut.

Reza mengatakan, pihaknya masih mendalami motif pembunuhan keluarga. Namun, informasi sementara yang didapat dari saksi korban, yakni ada perubahan sikap pelaku.

"Berdasarkan keterangan saksi, pelaku terlihat diam selama tiga hari sebelum mengeksekusi keluarganya. Ia juga suka melamun dan mengucapkan lafalan yang tidak jelas. Pelaku seperti membaca entah apa," ujar dia Minggu 3 September 2017.

"Katanya mendapatkan bisikan halus untuk menumpahkan darah," imbuh Reza.

Sementara itu, kata dia, saat ditanyai, pelaku cenderung diam dan tidak menjawab pertanyaan penyidik. Dia menduga pelaku tengah depresi berat dan mengalami gangguan psikis.

"Masih lihat kondisi dulu untuk kapan waktu yang tepat kami interogasi. Karena pelaku juga terkena gangguan psikis kelihatannya," ujar Reza.

Meski belum dapat menyimpulkan motif utama pembunuhan, untuk sementara, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 338 KUHP terkait pembunuhan. Pasal tersebut menjerat pelaku dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Kronologis juga masih kita dapatkan berdasarkan keterangan dari warga dan saksi korban," kata dia

3. Dokter Tembak Istri

Peristiwa teranyar terkait pembunuhan sadis di keluarga berlatar bisikan gaib terjadi di Klinik Az Zahra, Cawang, Jakarta Timur. Dokter Letty tewas setelah diberondong suaminya dr Ryan Helmi dengan menggunakan senjata api (senpi) di klinik tersebut.

Helmi mengaku tega memberondong peluru ke tubuh istrinya lantaran mendapatkan bisikan gaib. Dia mengaku mendapatkan perintah untuk menghabisi nyawa istrinya, pada Jumat 10 November 2017.

"(Karena) Diperintah, diperintah," ujar Helmi di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (10/11/2017).

Helmi berbicara ngelantur saat ditanya alasan membunuh istrinya. Helmi menyebut dia membunuh Letty lantaran ingin mengejar jiwa istrinya yang ia yakini akan berpindah ke tubuh lain.

"(Alasannya) reinkarnasi. Semua yang mati pasti akan pindah ke tubuh yang lain," ucap dia.

"Jiwa Letty akan datang ke tubuh yang lain. Aku mau ngejar dia," lanjut Helmi.

Hingga saat ini, polisi belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan tersebut. Sebab, keterangan pelaku kerap berubah-ubah. Namun, polisi menduga aksi itu dilatarbelakangi masalah rumah tangga. (RB/lp6)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Terkait

Foto

Hingga November Realisasi APBD Baru 70 Persen, Sekda Optimis Akhir Tahun Target Tercapai

RIAUBOOK.COM - Memasuki pertengahan November, realisasi fisik APBD Riau sudah menyentuh angka 70,35 persen, sementara untuk realisasi keuangan sekitar 45…

Foto

Kantor Operasional NSP di Selatpanjang Tutup

RIAUBOOK.COM - Belum diketahui secara pasti apa penyebab operasional kantor PT National Sago Prima (NSP) yang beralamat di Jl Ahmad…

Foto

Berkah Kemerdekaan, Wabup Kampar: Bersatu Maju Bersama

RIAUBOOK.COM - Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan setiap tahun pada 10 Noveber 2017 untuk mengenang para pendahulu, pahlawan dan perintis…

Foto

Kursi Roda dari Gubernur untuk Para Pejuang

RIAUBOOK.COM - Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno pernah mengunkapkah bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya.Untuk…

Foto

Mau jadi Pahlawan? Gampang, Ikuti Saran Gubernur Riau Ini

RIAUBOOK.COM - Menjadi pahlawan tidak harus berperang, mempertaruhkan nyawa melawan penjajah, tapi juga bisa dilakukan dengan cara bekerja keras membangun…

Foto

Tugu Anti Korupsi yang Dikorupsi

RIAUBOOK.COM - Keris 'sakti' menancap terbalik di atas tugu berbalut cakar 'emas', diintari gelombang 'tujuh hantu' hijau pekat, begitulah hiasan…

Foto

Presiden Mahasiswa Universitas Riau: Mari Kita Teladani Pengorbanan Pejuang Para Pahlawan

RIAUBOOK.COM - Presiden mahasiswa Universitas Riau, Rinaldi Parepare mengatakan pahlawan Indonesia adalah orang-orang yang mencatatkan, menggariskan sejarahnya Indonesia sampai kemerdekaanya.…

Foto

Sebelum Ditangani Kejati, Ternyata Proyek Tugu Anti Korupsi Pekanbaru Pernah Dikunjungi Jaksa Agung Sambil Berfoto-foto

RIAUBOOK.COM - Jauh sebelum penanganan kasus dugaan korupsi proyek ruang terbuka hijau (RTH) yang di dalamnya terdapat Tugu Integritas atau…

Foto

Keterbukaan Informasi, Bupati Inhil: Setiap orang Punya Hak, Tapi Badan Publik juga Bisa Menolak Asal...

RIAUBOOK.COM - Gerakan Keterbukaan Informasi Publik diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), Riau, untuk seluruh jenjang pemerintahan, mulai dari…

Foto

PLN Selatpanjang Bakal Surplus Daya, Dapat Tambahan 5 Mega Watt

RIAUBOOK.COM - Perusahaan Listerik Negara (PLN) Rayon Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, pada tahun 2018 akan mendapatkan tambahan pasokan daya…

Foto

Lafran Pane Diberi Gelar Pahlawan Nasional, HMI Cabang Dumai akan Kibarkan Bendera

RIAUBOOK.COM - Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dumai akan kibarkan bendera Merah Putih dan HMI saat Lafran Pane dianugerahi…

Foto

HMI Cabang Dumai Sebut Lafran Pane Layak Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

RIAUBOOK.COM - Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dumai, menilai Prof Lafran Pane memang layak diangkat sebagai pahlawan nasional.Sekretaris umum…

Foto

LAM Riau Sepakat Panggil Surhadiman Amby dan Kordias

RIAUBOOK.COM - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau bersepakat mempertemukan Wakil Ketua dan anggota DPRD Riau, Suhardiman Amby dan Kordias Pasaribu…

Foto

Mau jadi Agen Penggerak Integritas? Ikuti Workshop KPK

RIAUBOOK.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar workshop agen penggerak integritas (integrity coaching clinic) dengan tujuan sebagai tindak lanjut dari…

Foto

Awas, Nomor Telepon Pengguna SIM XL dan Telkomsel Ternyata Disadap AS

RIAUBOOK.COM - Telah diterima laporan investigasi operator seluler terkait dugaan penyadapan pada kartu SIM buatan Gemalto, demikian Kementerian Komunikasi dan…

Foto

LAM Riau Bahas Keributan Legislator Kordias Pasaribu dan Amby

RIAUBOOK.COM - Lembaga Adat Melayu Riau menggelar rapat mingguan bersama Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Dt Seri Syahril…

Foto

Diduga Bermain Kompor Gas, Seorang Bocah Dirawat di RSUD Dumai

RIAUBOOK.COM - Seorang bocah di kota Dumai mendapatkan perawatan khusus pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Dumai diduga akibat…

Foto

Sampaikan Ranperda Inisiatif Kepala Daerah Terkait Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan di DPRD Riau, Ini Kata Sekda

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengakui masih belum maksimalnya produksi perikanan walaupun Riau memiliki garis pantai yang yang panjang,…

Foto

Hotel Mesum Alexis Diganti jadi Al-Ikhlas, Sandiaga: Insya Allah

RIAUBOOK.COM - Organisasi Kebangkitan Jawara dan Pengacara "Bang Japar" diminta ikut mengawasi masalah sosial di Jakarta, demikian Wakil Gubernur DKI…

Foto

Anak Mantan Presiden SBY Ziarah ke Makam Sultan Syarif Kasim II di Siak, Juga Selfie-selfie

RIAUBOOK.COM - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di dampingi Bupati Siak Syamsuar, melakukan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim…

foto

Pendidikan