Kapitra Ampera. (net)

Selasa, 14 November 2017 - 12:52 WIB 8380000

Kapitra: Langgar Perintah Presiden, Sugeng Bisa Dicopot Jabatannya Sebagai Aspidsus

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau (Aspidsus) Sugeng Riyanta diduga melanggar Perintah Presiden hingga terancam dicopot dari jabatannya tersebut, demikian Kapitra Ampera.

Kapitra bertindak sebagai kuasa hukum dari CV Panca Mandiri Konsultan selaku konsultan pengawas proyek ruang terbuka hijau (RTH) bekas Kantor Dinas Pekerjaan Umum Riau yang saat ini menjadi temuan pihak Kejati Riau karena diduga dikorupsi secara bersama-sama.

"Jadi beliau (Sugeng) sangat mungkin untuk dipecat, maksudnya dipecat dari jabatannya sebagai Aspidsus Kejati Riau karena telah melanggar Perintah Presiden," kata Kapitra.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan delapan perintah untuk Polri dan Kejaksaan sebagai berikut :

1. Kebijakan dan diskresi tidak boleh dipidanakan.

2. Tindakan administrasi harus dibedakan dengan yang memang berniat korupsi. Aturan BPK jelas, mana pengembalian dan yang bukan.

3. Temuan BPK masih diberi peluang perbaikan 60 hari. Sebelum waktu itu habis, penegak hukum tidak boleh masuk dulu.

4. Kerugian negara harus konkret, tidak mengada-ada.

5. Kasus dugaan korupsi tidak boleh diekspos di media secara berlebihan sebelum tahap penuntutan.

6. Pemda tidak boleh ragu mengambil terobosan untuk membangun daerah.

7. Perintah ada pengecualian untuk kasus dugaan korupsi yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT).

8. Setelah perintah itu, jika masih ada kriminalisasi kebijakan, Kapolda-Kapolres dan Kajati-Kajari akan dicopot.

Menurut Kapitra, Sugeng telah melanggar sejumlah poin perintah Presiden seperti poin 4 dan poin 5.

"Seharusnya nilai kerugian negara harus konkret dan tidak boleh mengada-ada, kemudian Kasus dugaan korupsi tidak boleh diekspos di media secara berlebihan sebelum tahap penuntutan," kata Kapitra.

Terkait tudingan yang dilontarkan Kapitra dan telah dilaporkan ke Polda Riau tersebut, Sugeng Riyanta yang dihubungi RiauBook.com enggan menanggapi.

"Jadi begini, saya atau kami tidak akan menanggapi atau mengomentari persoalan yang di luar urusan yuridis," kata Sugeng dihubungi RiauBook.com lewat telepon di Pekanbaru, Selasa (14/11/2017) siang. (RB/fzr)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Setya Novanto Dilaporkan ke KPK, Termasuk Pengacaranya

Senin, 13 November 2017 - 20:54 WIB

Jumat Keramat, Setya Novanto Tersangka Lagi

Jumat, 10 November 2017 - 17:08 WIB

Setya Novanto Tetap Dicegah ke Luar Negeri

Kamis, 09 November 2017 - 19:53 WIB

Seorang Wanita Pesta Sabu Bersama 3 Pria

Jumat, 03 November 2017 - 19:28 WIB

3 Bandar Sabu di Pekanbaru Divonis Hukuman Mati

Jumat, 03 November 2017 - 14:33 WIB

Polres Inhu Gelar Operasi Zebra Siak Selama Dua Pekan

Rabu, 01 November 2017 - 12:46 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia