Gas 3 Kg 'Hilang' dari Pasaran, Ibu 5 Anak Beralih ke Kayu Bakar

Senin, 20 November 2017 - 23:35 WIB 6140000

Gas 3 Kg 'Hilang' dari Pasaran, Ibu 5 Anak Beralih ke Kayu Bakar

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Setelah hampir 3 bulan lamanya warga masyarakat Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, mengalami kesulitan mendapatkan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg), namun pihak pemda setempat belum melakukan Operasi Pasar (OP).

Hal ini terungkap saat kunjungan Bupati Pelalawan HM Harris di Desa Sialang Indah, Senin (20/11/2017) dalam rangka lounching Desa Sadar BPJS Ketenaga Kerjaan Kabupaten Pelalawan.

Kepada Bupati Harris, salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Wijiasih (47) warga Desa Sialang Indah langsung menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah yang hingga kini kelangkaan gas elpiji tidak juga dapat teratasi, walaupun telah disampaikan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pasar dan UKM.

"Sudah tiga bulan pak Bupati, desa kami mengalami kelangkaan gas elpiji," kata Wijiasih.

Ia menambahkkan, di Desa Sialang Indah ada dua pangkalan gas elpiji, namun tetap saja gas elpiji kosong.

"Saya sudah berkeliling ke warung-warung yang biasanya tersedia, tapi tetap tidak ada. Akhirnya saya dan warga mulai masak dengan kayu bakar," kata Wijiasih.

Bahkan untuk mendapatkan gas elpiji, ibu lima anak ini harus rela berkeliling hingga sampai ke ibukota kecamatan.

"Di mana-mana warung kosong, begitu juga di pangkalan gas elpiji tidak ada. Padahal, masih menurut warga, gas baru saja masuk," kata dia sembari mengakui kekecewaan.

Kata dia lagi, di Desa Sialang Indah ada dua pangkalan gas elpiji, namun tetap saja gas elpiji kosong.

"Akibat gas elpiji kosong, saya dan warga mulai mencari kayu bakar untuk memasak. Tapi saat ini kamipun tidak tahu ke mana mencari kayu bakar," kata Wijiasih.

Bupati yang mendengar keluhan warga tersebut langsung memanggil dam memerintahkan Kepala Dinas Disperindag, Pasar dan UKM Zulherman Das untuk segera mengambil tindakan atas kelangkaan gas elpiji.

"Segera lakukan tindakan, jangan sampai masyarakat mengalami kesulitan dengan kelangkaan tersebut," kata Harris.

Kadisperindag Pasar dan UKM Zulherman Das mengatakan saat ini kuota gas untuk Pelalawan dikurangi 5 persen.

"Bukan hanya pengurangan, namun pertambahan penduduk serta pengusaha mikro juga bertambah sehingga terjadi kekurangan pasokan gas. Jadi saran kita agar warga mempersiapkan tabung gas 5 kg," kata Zulherman Das.

Lebih lanjut Zulhermandas menjelaskan, pihaknya akan menindak pangkalan-pangkalan yang nakal dan segera melakukan OP.

"Namun ini tidak dapat menjamin dan mengatasi kelangkaan gas elpiji. Kenapa, karena terjadi pengurangan kuota. Juga pertambahan penduduk maupun pengusaha mikro," kata dia lagi seraya menambahkan agar masyarakat mulai berpikir bijak dengan melakukan pengadaan tabung gas elpiji 5 kg, yang juga subsidi dan ada di pasaran. (RB/ton)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
anthon dalemunte

Berita Terkini

Artis Senior Laila Sari Dikabarkan Meninggal Dunia

Senin, 20 November 2017 - 23:13 WIB

Kawasan Monas Bisa Dipakai untuk Beragam Kegiatan

Senin, 20 November 2017 - 17:28 WIB

Warga Langgam Antusias Ikuti Gerakan Peduli Lingkungan

Senin, 20 November 2017 - 16:38 WIB

UMK Pelalawan Tinggal Tunggu SK Penetapan Dari Gubri

Senin, 20 November 2017 - 08:22 WIB

Anies Janji Alokasikan Dana untuk Guru PAUD Se-DKI

Minggu, 19 November 2017 - 22:01 WIB

Prediksi Malam Ini Kiamat, Nyata Atau Tidak?

Minggu, 19 November 2017 - 18:59 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia