atusan mahasiswa dari Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara menggelar unjuk rasa di Kantor Pengadilan Negeri Lhoksumawe. (Foto dok. Muslim Hamidi)

Selasa, 21 November 2017 - 21:04 WIB 6490000

Diduga Memecahkan Kaca Kantor Bupati Aceh Utara saat Unjuk Rasa, 2 Mahasiswa Ini Didakwa 5 Tahun Penjara

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Ratusan mahasiswa dari Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara yang tergabung dalam Forum Besar Mahasiswa (Forbesma) menggelar aksi di Kantor Pengadilan Negeri Lhoksumawe, Selasa pagi (21/11/2017).

Aksi ini digelar karena 2 rekannya ditahan Pengadilan Negeri Lhokseumawe.

Muji Al Furqan dan Rusdi Lamie, 2 mahasiswa ini diduga karena memecahkan kaca kantor Bupati Aceh Utara pada saat menggelar unjuk rasa menuntut Percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Transparansi Dana Desa pada 25 Mei yang lalu.

2 mahasiswa ini juga didakwa 5 tahun penjara oleh Jaksa dan menjadi tahanan hakim selama menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Lhokseumawe.

Presiden Mahasiswa Universitas Malikussaleh, Muslim Hamidi meminta agar hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe membebaskan 2 rekannya yang ditahan.

Dikatakan Muslim, 2 rekannya ini sudah menjadi tahanan selama dua minggu.

"Kita meminta penangguhan penahanan, karena rekan kami masih aktif kuliah," kata Muslim Hamidi, saat dihubungi Riaubook.com melalui sambungan telepon, Selasa (21/11/2017). (RB/yopi)

Muslim menilai penegakan hukum yang dilakukan oleh Jaksa di Pengadilan Negeri Lhokseumawe tajam kebawah tumpul ke atas.

"Ini sebagai bentuk pembungkaman," ujar Muslim.

Padahal, lanjut Muslim, masih banyak kasus lain di Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Kota Lhokseumawe yang perlu diselesaikan, seperti kasus Kredit Fiktif Rp7,5 miliar yang menjerat Pemkab dan Kasus Pengadaan bibit Sapi Rp 14,5 miliar yang menjerat Pemko.

Sebelumnya, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Sumbagut juga mengecam sikap antikritik pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

"Mengecam sikap antikritik Pemerintah Aceh Utara," demikian siaran pers yang diterima Riaubook.com, melalui akun instagram resmi @bemsi.

Dari pernyataan sikap yang diterima Riaubook.com melalui pesan WhatsApp dari Muslim Hamidi, Forbesma meminta agar :

1. Hakim segera memberi penangguhan penahanan terhadap Muji dan Rusdi karena penahanan keduanya bertentangan dengan pasal 21 ayat (1) KUHAP.

2. Hakim memberi vonis bebas kepada kedua mahasiswa tersebut, karena penyidik salah dalam menentukan tersangka.

3. Meminta kepada majelis hakim untuk memutuskan dengan adil dan seadil adilnya.

Simak video selengkapnya dari aksi ratusan mahasiswa Universitas Malikussaleh yang berunjuk rasa di Kantor Pengadilan Negeri Lhoksumawe berikut ini :

(RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Warga Diingatkan Waspada Banjir Sungai Indragiri

Selasa, 21 November 2017 - 00:18 WIB

Artis Senior Laila Sari Dikabarkan Meninggal Dunia

Senin, 20 November 2017 - 23:13 WIB

Kawasan Monas Bisa Dipakai untuk Beragam Kegiatan

Senin, 20 November 2017 - 17:28 WIB

Warga Langgam Antusias Ikuti Gerakan Peduli Lingkungan

Senin, 20 November 2017 - 16:38 WIB

UMK Pelalawan Tinggal Tunggu SK Penetapan Dari Gubri

Senin, 20 November 2017 - 08:22 WIB

Anies Janji Alokasikan Dana untuk Guru PAUD Se-DKI

Minggu, 19 November 2017 - 22:01 WIB

Prediksi Malam Ini Kiamat, Nyata Atau Tidak?

Minggu, 19 November 2017 - 18:59 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia