Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat menjadi saksi dalam prosesi akad nikah warga prasejahtera di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (22/11/2017).(KOMPAS.com)

Rabu, 22 November 2017 - 11:52 WIB 3950000

Ridwan Kamil Tutup Rangkaian Hari Jadi Kota Bandung dengan Pernikahan 40 Pasangan Warga Kurang Mampu

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Wali Kota BandungRidwan Kamil turut menjadi saksi dalam pernikahan Sebanyak 40 pasangan dari warga prasejahtera mengikuti acara nikah masal di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (22/11/2017).

Setiap pasangan pengantin diberi 4 gram mas kawin dan mendapat buku nikah secara gratis.

Kegiatan itu juga menjadi penutup rangkaian Hari Jadi Ke-207 Kota Bandung.

"Jadi alhamdulillah hari ini rangkaian penutup Hari Jadi Kota Bandung yang ke-207. Kita menyelenggarakan nikah masal jumlahnya 40 pasang, mayoritas dari Kota Bandung tapi ada juga dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Sumedang," ucap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, dilansir dari Kompas.com.

Raut wajah bahagia terpancar dari para calon mempelai. Mereka harus antre menunggu giliran ijab kabul. Ada sekitar lima meja yang disediakan untuk prosesi akad nikah. Sejumlah pasangan tampak bolak-balik meunuju kamar mandi untuk meminimalisasi rasa gugup.

Emil mengatakan, program nikah massal itu sengaja digelar untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu yang ingin segera menikah.

Sebab, kata Emil, pernikahan dan keluarga harmonis menjadi indikator utama meningkatnya indeks kebahagiaan di Kota Bandung.

"Kita membantu mereka yang mungkin merasa kesusahan untuk urusan menikah pun banyak prasyarat dan kebutuhan yang secara ekonomi tidak memungkinkan. Secara organisasi ini dilaksanakan oleh ikatan pekerja sosial masyarakat (IPSM) yang terus melakukan inovasi sosial kemasyarakatan," ucapnya.

"Jadi ini juga menguatkan indikator kebahagiaan warga Bandung, nomor satu itu adalah keluarga yang harmonis yang bikin orang Bandung bahagia. Kedua interaksi silaturahim yang membuat mereka bahagia. Mudah-mudahan ini jadi rutinitas di tempat istimewa ada sejarah mereka menikah supaya anaknya kalau lahir mereka punya akta kewarganegaraan yang legal untuk hak dan kebutuhan anak-anak," jelasnya. (Kompas.com)


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Jokowi Hadiri Konsultasi Tahunan RI-Malaysia

Rabu, 22 November 2017 - 11:49 WIB

Sidang Perdana Bandar Narkoba, Alex Didakwa Pasal Berlapis

Selasa, 21 November 2017 - 21:48 WIB

Warga Diingatkan Waspada Banjir Sungai Indragiri

Selasa, 21 November 2017 - 00:18 WIB

Artis Senior Laila Sari Dikabarkan Meninggal Dunia

Senin, 20 November 2017 - 23:13 WIB

Kawasan Monas Bisa Dipakai untuk Beragam Kegiatan

Senin, 20 November 2017 - 17:28 WIB

Warga Langgam Antusias Ikuti Gerakan Peduli Lingkungan

Senin, 20 November 2017 - 16:38 WIB

UMK Pelalawan Tinggal Tunggu SK Penetapan Dari Gubri

Senin, 20 November 2017 - 08:22 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia