RIAUBOOK.COM -Groundbreakingpembangunan Rumah Sakit Indonesiadi Mrauk U, Rakhine, Myanmar, kini telah memasuki tahap dua.
Saat ini juga tengah dilakukan pembangunan rumah dokter, dan perawat.
Sejak awal pembangunan,tenaga kerja yang diambil merupakan penduduk lokal agar dapat menjembatani perdamaian antara masyarakat Buddha dan Muslim.
"Jadi ada pekerja yang beragama Buddha, Islam, sehingga prosestrust buildingpadacommunal leveldengan sendirinya bisa mencair. Bisa kuattrust-nya melalui kegiatan-kegiatan ekonomi seperti ini," kata Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi.
Tahap satu sudah selesai dilakukan yaitu penimbunan tanah untuk menghindari banjir tahunan dan pemagaran serta survei air bersih.
Retno mengungkapkan, pembangunan rumah sakititu dilakukan bersama-sama. Bukan hanya pemerintah saja, tetapi juga dengan masyarakat, LSM, dan para donatur.
Seperti diketahui, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) adalah salah satu penggagas dibangunnya rumah sakit tersebut.
"Bentuk bangunan kami rancang untuk tahan terhadap angin kencang yang juga sering melewati daerah tersebut," kata Presidium MER-C, Joserizal Jurnalis.
Air tanah yang tidak sehat juga menjadi kendala maka diperlukan survei.
"Penyelesaiannya memerlukan waktu satu sampai dua tahun," kata dia.
Pembangunan tersebut menggunakan dana hasil sumbangan dari masyarakat Indonesia. Maka dari itu kendala utama pembangunan rumah sakit adalah dana.
"Kendala utama adalah dana karena kita mengandalkan dana dari masyarakat," katanya. (RB/Kompas.com)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…