RIAUBOOK.COM - Tidak semua masyarakat Kabupaten Siak mendukung program pemerintah dalam hal penunjang pariwisata, mereka menilai acara tersebut seharusnya tidak menjadi skala prioritas utama, karena masih banyak yang seharusnya di utama pemerintah.
"Saat ini, gaji guru dan honorer banyak yang macet, gaji yang tidak seberapa itu harus rela di tunggu berbulan-bulan oleh tenaga pendidik," kata salah seorang warga Rempak Kecamatan Sabak Auh, saat menyampaikan aspirasi di Reses III anggota DPRD Siak Syamsurizal di desa Rempak Kecamatan Sabak Auh, Sabtu (2/12/17).
Ia menambahkan, dengan kondisi keuangan yang sedang sulit ini, dan biaya kebutuhan terus meningkat, seharusnya Pemda lebih memperhatikan masyarakat ketimbang menggelar acara-acara yang sifatnya seremonial.
Menanggapi hal itu, Syamsurizal menjelaskan, Fraksinya semasa di pembahasan dengan tegasnya menolak acara tersebut.
"Fraksi kami tergabung beberapa partai, yakni Demokrat, PKB, PPP dan PKS. Fraksi kami menolak penyelenggaraan Tour de Siak ini," kata Syamsurizal.
Pria yang akrab di sapa Budi itu juga mengatakan, hal itu dilakukan fraksinya karena pihaknya tidak mau Pemkab Siak menghambur-hamburkan uang untuk acara yang bersifat seremonial tersebut.
"Belum saatnya kita membuat acara seperti itu, masih banyak yang harus menjadi skala prioritas lagi. Seperti gaji guru, honorer, infrastruktur dan lain-lainnya," ucapnya.
Beliau menambahkan, saat ini DPRD Siak hanya bisa merekomendasi setiap usulan-usulan yang diajukan pemda.
"Dulu kami (DPRD) bisa menerima dan menolak setiap kegiatan yang diajukan, sekarang hanya merekomendasi saja," ujarnya. (RB/Agus)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…