RIAUBOOK.COM - Setelah tidak dapat kepastian dari Pemerintah Kota Dumai, puluhan pedagang penuhi lapangan Taman Bukit Gelanggang dimana tempat pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Riau ke 36.
Lapangan Taman Bukit Gelanggang yang berada di depan stand pameran milik Pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau, saat ini terlihat puluhan pedagang yang menjajakan barang dagangannya.
Dalam kesepakatan awal antara pemerintah Kota Dumai sebagai tuan rumah dengan pihak pedagang setempat, kawasan tersebut harus disterilkan agar pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau tersebut tidak terganggu.
Dikatakan salah seorang pria yang merupakan pedagang kuliner yang tidak ingin disebutkan namanya, dirinya terpaksa keluar dari titik lokasi yang telah disepakati pada awalnya.
"Kita melanggar kesepakatan ini karena Pemerintah Kota Dumai tidak tegas dalam mengambil keputusan dan tidak bisa melakukan steril lokasi," kata pria tersebut, Selasa (12/12/2017).
Disebutkannya, pihak pedagang kuliner atau yang sering disebut pedagang Capuccino Cincau (Capcin) ini sebenarnya bisa mengikuti aturan yang diberlakukan, namun terdapat sekelompok pihak melakukan pelanggaran dengan mendirikan stand berjualan di area terlarang yang diberlakukan selama pelaksanaan MTQ dilaksanakan.
"Jika mereka tidak dipindahkan, kami juga tidak akan pindah," katanya.
Dari pantauan di lapangan, tidak hanya pedagang kuliner yang berpindah ke lokasi Taman Bukit Gelanggang, pedagang pakaian, aksesoris dan juga tempat penyewaan mainan anak juga terlihat merapat di lokasi berdirinya stand pameran milik pemerintah daerah se Provinsi Riau.(RB/Iwan).
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…