Indonesia Tak Lagi Seksi, Mengapa?

RIAUBOOK.COM - Pendidikan merupakan hal yang paling utama untuk meningkatkan kualitas SDM, bukan cuma soal akhlak, tapi juga pola berfikir, bersaing yang sehat dan bukan 'makan dalam'.

Ketika menempuh studi pascasarjana di Universitas Leiden, Ghamal Satya Mohammad ditanya seorang kawan apakah ia mempelajari Politik Etis. Nada sang kawan, seorang Belanda, terdengar arogan, seolah-olah mahasiswa Indonesia tidak mempelajari Politik Etis. Ghamal mengingat kawannya mengatakan, "Kalian sepertinya tidak belajar Politik Etis seperti yang kami pelajari."

Dari pengalaman itu Ghamal pun menyadari sesuatu. "Artinya saya dan dia saling tidak tahu apa yang jadi kelebihan dan kekurangan studi sejarah di negara masing-masing. Jadi, pemahaman kita berbeda dengan mereka," ujar pengajar jurusan Ilmu Sejarah Universitas Indonesia ini.

Universitas Leiden sudah puluhan tahun dirujuk untuk studi sejarah Indonesia. Namun, tak banyak akademisi di sana yang benar-benar mengetahui Indonesia dari studi-studi yang dihasilkan oleh peneliti Indonesia. Seperti si kawan yang mengira mahasiswa Indonesia tidak belajar Politik Etis, umumnya orang Belanda tidak benar-benar mengerti studi mutakhir tentang sejarah Indonesia yang dikerjakan oleh peneliti Indonesia.

"Orang-orang di luar sana enggak tahu apa yang ditulis oleh orang Indonesia. Peneliti-peneliti di sana menanyakan kebaruan tema yang mau kita diteliti. Tulisan-tulisan tentang Indonesia yang enggak mainstream itu ditunggu sama mereka, soalnya belum banyak," ujar Ghamal yang mengambil spesialisasi sejarah kolonial dan dunia itu.

Keadaan ini sesungguhnya ironis mengingat jumlah mahasiswa Indonesia di Belanda tiap tahun selalu meningkat. Ghamal masuk Leiden pada 2013 melalui skema beasiswa Cosmopolis yang dibiayai pemerintah Belanda. Saat itu sebelum ada beasiswa LPDP pada 2013, ujar Ghamal, belum banyak mahasiswa Indonesia yang belajar ke Belanda.

Dari data yang dihimpun Tim Riset Tirto, pada 2013 terdapat 374 mahasiswa pascasarjana asal Indonesia yang studi di Belanda. Tahun berikutnya jumlahnya meningkat menjadi 467 mahasiswa. Pada 2015 meningkat lagi menjadi 644 mahasiswa dan 898 mahasiswa pada tahun berikutnya.

Satu hal yang bisa disimpulkan: Meskipun meningkat, peneliti Indonesia kurang efektif "menceritakan" negerinya sendiri di ranah global.

Anthony Reid, profesor emeritus Australian National University College of Asia and the Pacific, pernah menengarai hal itu dalam "Indonesia dan Dunia Sesudah 66 Tahun" (Tempo, 14-20 November 2011, hlm. 94-95). Menurutnya, sudah banyak orang Indonesia yang belajar di luar negeri dan mereka umumnya hanya menulis tentang Indonesia. Namun, hampir 90 persen karya ilmiah tentang Indonesia di jurnal-jurnal akademis internasional ditulis oleh peneliti asing.

Ghamal mengonfirmasi asumsi itu. "Ada kecenderungan mahasiswa internasional yang belajar sejarah Indonesia itu keluar dari kanon sejarah versi negara asalnya. Sementara mahasiswa kita enggak. Kebanyakan, walaupun sudah sekolah sampai Belanda atau Perancis, mahasiswa kita bikinnya tetap hanya tentang Indonesia. Ini yang dikritik oleh pengajar-pengajar saya," ujarnya.

Masalah lain yang masih melingkupi dunia penelitian di Indonesia adalah publikasi hasil penelitian di jurnal ilmiah internasional. Publikasi jurnal adalah salah satu kunci "suara" peneliti Indonesia untuk dikenal secara global. Kunci lain adalah tingkat pengutipan jurnal oleh peneliti lain.

Menurut data terbaru yang dihimpun Scimago Journal and Country Rank, untuk urusan terbitan jurnal internasional pada 2016, Indonesia berada di urutan 45 dari total 239 negara. Indonesia menerbitkan 11.470 jurnal. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia kalah dari Thailand (14.176 jurnal), Singapura (19.992), dan Malaysia (28.546).

Jumlah jurnal yang diterbitkan peneliti Indonesia di jurnal-jurnal internasional memang meningkat. Pada 2012, Indonesia menghasilkan 3.902 tulisan yang dimuat jurnal internasional. Pada 2013, jumlah publikasi ilmiah meningkat menjadi 5.113 jurnal. Tahun berikutnya ada 6.437 publikasi yang terbit. Akhirnya, pada 2015, peningkatan mencapai 7.834 artikel.

Namun, peningkatan kuantitas jurnal ilmiah itu berkebalikan dengan persentase rata-rata pengutipannya. Padahal, salah satu indikator kualitas suatu naskah ilmiah adalah persentase pengutipannya oleh peneliti lain.

Pada 2012, rerata pengutipan artikel jurnal oleh peneliti Indonesia adalah 6,51. Pada 2013 reratanya turun menjadi 4,51. Tahun berikutnya turun lagi menjadi 3,15. Pada 2015 turun menjadi 1,78. Dan, pada 2016, turun lagi jadi 0,40.

Pendeknya, daya saing peneliti Indonesia secara umum merosot. (RB/tirto)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Banyak Persoalan Terkait Pelengseran Kepala Sekolah, Legislator Riau Bakal Panggil Pejabat Dinas Pendidikan

RIAUBOOK.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau berencanna memanggil pejabat Dinas Pendidikan setempat terkait beberapa persoalan setelah mutasi…

Foto

Ribu-ribut Pelengseran Kepala Sekolah, Pejabat Disdik Riau Malah Tak Tahu

RIAUBOOK.COM - Terkait adanya protes sejumlah kepala SMA yang tak terima dijadikan guru biasa, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau Ahyu…

Foto

Mutasi Kepsek Dianggap Sepihak, BKD Riau Ngaku Tak Tahu-Menahu, Mulawansyah: Kami Diperlakukan Tak Adil

RIAUBOOK.COM - Puluhan Kepala Sekolah dari berbagai kabupaten mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Selasa (27/02/2018) untuk menanykan…

Foto

Menteri Hanif : Perkembangan Teknologi Pengaruhi Ketersediaan Lapangan Kerja

RIAUBOOK.COM - Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri mengatakan perkembangan teknologi telah telah mempengaruhi kegersediaan lapangan pekerjaan di negeri ini. Untuk…

Foto

MAN 1 Siak Juara Umum Kegiatan Fantasi Plus ke-14 di Pekanbaru, Kemenag Beri Apresiasi

RIAUBOOK.COM- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Siak memperoleh predikat juara umum pada kegiatan Fantasi Plus ke 14…

Foto

Terapkan Pembelajaran E-Learning 60 Dosen UMRI Ikuti Kegiatan Webex Meeting

RIAUBOOK.COM - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) terus melakukan berbagai langkah untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia…

Foto

2 Mahasiswa Universitas Riau Ini Raih Medali dan Spesial Award Tingkat Internasional di Bangkok

RIAUBOOK.COM - Kabar membanggakan datang dari dua Mahasiswa Berprestasi Universitas Riau Tahun 2017, Sri Wahyuni (FKIP, 2015) dan Syahabudin Ahmad…

Foto

PCR Lakukan Pergantian Pengurus Yayasan

RIAUBOOK.COM - Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR) sebagai badan penyelenggara pendidikan Politeknik Caltex Riau (PCR), menyelenggarakan pergantian kepengurusan dan pengawas…

Foto

Mendidik Anak Perlu Kasih Sayang

RIAUBOOK.COM - Mencerdaskan dan mendidik karakter anak bangsa sudah menjadi aktivitas keseharian bagi wanita yang berparas cantik ini. Aktivitas ini…

Foto

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Serahkan Beasiswa Untuk UMRI

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman (Gubri) menyerahkan beasiswa untuk 178 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).Dalamsambutannya Andi Rachman menyampaikan Pemerintah…

Foto

Asing Bantu Ratusan Miliar untuk Pendidikan Indonesia

RIAUBOOK.COM - Untuk pengembangan sistem politeknik dan akademi komunitas, Pemerintah Indonesia dan Swiss sepakat melakukan kerja sama di bidang pendidikan…

Foto

Jelang Kampanye Pilgubri Bantuan Pendidikan Mahasiswa Miskin Riau tahun 2017 akan Disalurkan, Totalnya Rp 9 M

RIAUBOOK.COM - Jelang kampanye Pilgubri 2018 Pemerintah Provinsi Riau akan menyalurkan dana bantuan pendidikan kepada 2.460 orang mahasiswa tidak mampu…

Foto

112 Kepala Sekolah Pekanbaru Dimutasi

RIAUBOOK.COM - Akhirnya Pemerintah Kota Pekanbaru melantik 112 kepala sekolah (kepsek) di aula Kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (23/1/2018).Pelantikan dilakukanSekretaris Daerah…

Foto

Firdaus Buktikan Tidak ada Kata Terlambat Menuntut Ilmu

RIAUBOOK.COM - Siapa yang tidak kenal Walikota Pekanbaru Firdaus MT, belakangan ia dijuluki sang visioner karena kecerdasannya. Ternyata dibalik kesuksesannya…

Foto

Pemko Pekanbaru Sediakan Lahan untuk SMA Pradita Dirgantara

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan untuk pembangunan SMA Pradita Dirgantara.Hal itu terungkap saat Wakil…

Foto

PCR Akan Gelar Seminar Bagi Guru BK di Riau

RIAUBOOK.COM - Dalam rangka turut meningkatkan kualitas pendidikan pada jenjang SMA/SMK sederajat, Politeknik Caltex Riau (PCR) mengadakan seminar pendidikan…

Foto

Narkoba Bom Waktu, Kedisdik Riau: Ini Musuh Paling Utama Kita

RIAUBOOK.COM - Musuh yang paling utama untuk diperangi adalah narkoba, karena ini adalah bom waktu bagi generasi muda sekarang, demikian…

Foto

CSR Perusahaan di Kampar Dirangkul Dunia Pendidikan, Salah Satunya Politeknik

RIAUBOOK.COM - Politeknik Kampar, Riau, membuat memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan untuk memanfaatkan program sosial masyarakat (CSR) dengan memberikan…

Foto

Berminat Jadi Dosen? Universitas Islam Kuantan Singingi Buka Lowongan 20 Calon Dosen

RIAUBOOK.COM - Dibuka pendaftaran mulai 8 Januari sampai dengan 12 januari 2018, Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) kembali membuka kesempatan…

Foto

Peringati Hari Relawan, KSR PMI Unit UR Gelar Khitanan Massal

RIAUBOOK.COM - KSR PMI Unit UR bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Riau melaksanakan Khitanan Massal untuk Anak-anak Yatim dan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan