RIAUBOOK.COM- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, cukup kecewa dan geram, saat menyaksikan kondisi sekolah yang terdapat di beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Tebingtinggi Timur baru baru ini. Dimana saat jam sekolah berlangsung, proses ajar mengajar tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Seperti kondisi belajar di SDN 05 Kepaubaru. Dimana wakil bupati terlihat prihatin karena mendapati kondisi sekolah yang jauh dari standar. Baik gedung maupun mobiler pendukung sangat jauh dari memadai.
Kondisi itu semakin diperparah dengan kurangnya perhatian dari kepala sekolah selaku penanggung jawab. Sebab laporan masyarakat menyebutkan kepala sekolah bersangkutan jarang berada di tempat.
Menyaksikan kondisi semrawut tersebut, wakil bupati kecewa dan langsung memberikan peringatan keras.
Menginstruksikan ke depan para kepala sekolah harus benar-benar memperhatikan kondisi sekolah yang dipimpinnya. Dan tidak boleh meninggalkan sekolah apalagi dalam waktu lama,"tegas Said.
Kondisi serupa juga terdapat di SDN 04Tanjung Gadai.Jika melihat kondisi gedung terkesan masih cukup baik. Namun ruang kelas tampak berantakan dimana meja dan kursi sudah tidak berada pada tempatnya Lantaipun terlihat penuh lumpur gambut yang sudah mengering.
Wakil Bupati sempat berguman 'bagaimana cara anak anak belajar dengan kondisi ruang kelas seperti itu.
Disisi lain, tampak sebuah gedung kelas baru yang dari luar terlihat cantik namun saat dilihat ke dalam lagi-lagi berantakan.
Sekolah terakhir yang dikunjungi wabub bersama rombongan adalah, SDN 12 Tanjung Gadai.
Di sekolah yang sudah ada sejak zaman Bengkalis itu masih terlihat aktifitas belajar yang cukup baik.
Hanya saja lantai ruang kelas terlihat bergelombang akibat turunnya permukaan tanah. Menyikapi hal itu, H.Said meminta M Arif selaku staf ahli untuk mencatat agar segera dikoordinasikan dengan dinas terkait.
Dikesempatan itu wabub juga berharap kepada kades dan camat untuk terus menginformasikan berbagai masalah yang terjadi di wilayahnya.
Terutama yang menyentuh langsung pada pelayanan masyarakat. Dengan begitu Pemerintah Kabupaten dapat bertindak cepat untuk mengatasinya, "sebut Said.
Satu hal yang membanggakan Wabub H Said saat menyaksikan dari dekat beberapa sekolah yang dikunjungi yakni ketika kunjungan pertama ke sekolah SMU Terbuka di Desa Kepau Baru yang tengah mendidik 30 siswa itu.
Umumnya anak anak yang belajar di sekolah itu yakni dari Suku Akit.
Wabub melihat para anak didik tersebut memiliki semangat tinggi untuk belajar.
Meski dengan kondisi yang seba terbatas mereka masih mau datang kesekolah.
"Saya sampaikan apresiasi kepada anak anak sekalian atas semangatnya ini.
Semoga kedepan dapat melanjutkan pendidikan kejejang yang lebih tinggi. Dan jangan pernah berkecil hati dengan kondisi yang ada namun harus tetap bersemangat,"sebut wabup menyemangati.
Suara orangtua anak didik di Tebingtinggi Timur dari fakta tersebut berharap pada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti agar mengusulkan penggantian seluruh kepala sekolah yang dinilai tidak melaksanakan tugas sesuai aturan. Apalagi banyak kepala sekolah yang menjabat sudah terlalu lama, imbuh Iskandar warga Tebingtinggi Timur itu.(jos)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…