Gondai Berdarah

Kapolres Pelalawan Sebut 3 Anggotanya Terluka, Korban Warga Belum Didata

RIAUBOOK.COM - Kapolres Pelalawan, Riau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad Hasyim Risahondua SIK menyebut ada tiga anggotanya terluka dalam pengawalan eksekusi lahan milik masyarakat di Desa Gondai, Pelalawan.

"Ada tiga personel yang terluka. Tapi jangan disebut bentroklah," kata Hasyim kepada pers lewat telekomunikasi, Selasa (4/2/2020) malam.

Dia menjelaskan, peristiwa kerusuhan itu terjadi setelah alat berat yang didatangkan PT NWR mulai mengarah ke lahan plasma milik masyarakat.

"Masyarakat spontan melakukan perlawanan setelah lahan plasma mereka turut dieksekusi. Menurut mereka itu lahan mereka," kata Kapolres.

Sebelumnya beredar video lewat jejaringan media sosial terkait peritiwa bentrok do Gondai.

Dalam video yang terbagi menjadi tiga tersebut, satu video memperlihatkan aparat melemparkan gas air mata ke arah masyarakat hingga ratusan di antaranya berlarian menghindari kepulan asap pedih itu.

Sementara satu video lainnya menggambarkan peristiwa mencekam, seorang aparat mengejar masyarakat yang tengah mendokumentasikan peristiwa tersebut.

Kemudian satu video lagi memperlihatkan beberapa masyarakat yang sedang terluka di bagian kepala dan kaki hingga mengeluarkan darah segar.

Kapolresta yang dikonfirmasi berkaitan korban dari pihak warga mengakui pihaknya belum mendatanya.

"Ada banyak saksi, warga saya lihat banyak yang terjatuh saat berlarian. Kalau anggota yang terluka dibawa ke klinik di dekat lokasi kejadian," demikian Kapolres.

Bentrok

Sebelumnya dilaporkan bentrokan terjadi di lokasi lahan milik masyarakat yang diserobot PT Nusa Wana Raya (NWR) di Desa Godai, Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (4/2/2020) pagi hingga siang.

"Dilaporkan ada tiga orang masyarakat terluka akibat lemparan batu," kata Kuasa Hukum Koperasi Gondai Bersatu, Asep Ruhiat lewat telekomunikasi di Pekanbaru siang ini.

Informasi di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi saat sejumlah alat berat milik PT NWR mencoba menerobos masuk ke lahan sawit plasma milik masyarakat dengan dikawal aparat kepolisian.

Sejumlah warga yang menghadang kemudian dilempari batu oleh pihak tak dikenal hingga melukai beberapa warga, ketegangan pun terjadi di lokasi tanah yang telah ditanami tanaman sumber kehidupan masyarakat itu.

"Peristiwa ini sangat kita sayangkan, padahal kemarin baru saja legislator DPR RI datang ke lokasi untuk meminta dihentikan eksekusi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan NWR," kata Asep.

Sebelumnya masyarakat juga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko yang hasilnya lahan masyarakat akan menjadi pertimbangan kuat untuk eksekusi segera dihentikan.

Staf Khusus KSP sebelumnya juga telah meninjau lokasi penyerobotan lahan oleh NWR di Gondai dan telah menganalisa serta melaporkan hal itu ke Moeldoko.

Sementara itu, informasi lainnya menyebut Menko Kemaritiman dan Investasi RI Luhut B Pandjaitan telah memanggil Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar untuk segera menunda eksekusi lahan masyarakat di Gondai.

Terakhir Anggota Komisi III DPR RI (Komisi Hukum) meminta agar penyerobotan lahan rakyat di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan, Riau, segera dihentikan mengingat perbuatan itu tekah mencederai hukum dan melukai hati rakyat.

Anggota DPR RI yang juga Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan mengatakan itu saat meninjau langsung lokasi lahan yang menjadi target penyerobotan PT Nusa Wana Raya (NWR) yang merupakan anak perusahaan penyuplay akasia PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Grup APRIL di Desa Gondai pada Senin malam (3/2/2020).

"Kami melihat ini pertarungan dua gajah yang mengorbanan masyarakat kecil. Kasihan polisi dan pemerintah jangan mau untuk dimanfaatkan untuk kepentingan NWR," kata Arteria.

Dia mengatakan, pihaknya juga ingin menyampaikan untuk semua pihak, termasuk Komisi III DPR RI agar menghormati putusan pengadilan baik putusan pengadilan tingkat pertama, maupun putusan mengadilan kasasi oleh Majelis Hakim Agung.

"Akan tetapi kami juga ingin memberitahukan kepada semua pihak, bahwa ini bukan barang baru, di antara mereka dan di antara rakyat, berhubungan dengan pelaku pemilik tanah dan pengusaha," kata dia lagi.

Rakyat menurut dia sudah membayar pinjaman ke bank, rakyat juga sudah melakukan kegiatan pemanfaatan atas hasil perkebunan, dengan demikian tidak dapat diputus melalui putusan yang sedemikian merugikan itu.

"Kami juga menghormati dan meminta betul, agar dapat mengetuk hati semua pihak, untuk lebih arif dan bijaksana didalam menyikapi putusan kasasi MA," katanya.

Di sini, lanjut dia, semua pihak jangan bicara menang-menangan tentang hukum, namun harus bicara bagaiamana hukum itu adalah sumber kebajikan dan kepastian serta sumber daripada rasa keadilan masyarakat.

"Saya tidak melihat hadirnya keputusan keadilan, keputusan hukum yang berkeadilan, yang bisa dirasakan oleh masyarakat yang ada di sini," kata Arteria.

Untuk diketahui, saat ini DLHK bersama NWR telah mengeksekusi lebih 2.000 haktare lahan milik masyarajat dan PSJ dalam tempo kurang dari 15 hari.

Sebanyak seratus alat berat diturunkan untuk membabat habis 3.300 haktera lahan masyarakat di Desa Gondai yang menjadi mata pencaharian masyarakat tenpatan.

Bahkan pagi ini, dari ratusan alat berat yang berada di lokasi, tujuh di antaranya masih bekerja meratakan lahan masyarakat di Desa Gondai hingga bentrokan tak terhindarkan. (ist)

foto

Terkait

Foto

Bantrokan Terjadi di Lokasi Penyerobotan Lahan Gondai, 3 Warga Luka

RIAUBOOK.COM - Bentrokan terjadi di lokasi lahan milik masyarakat yang diserobot PT Nusa Wana Raya (NWR) di Desa Godai, Langgam, Kabupaten…

Foto

Warga Inhil Tewas Diterkam Harimau Saat Cari Kayu

RIAUBOOK.COM - Seorang pencari kayu di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, tewas mengenaskan diterkam Harimau Sumatra di lahan bekas Bhara…

Foto

Jalan Penghubung 3 Desa Putus, 20 Hektar Sawah Terendam Banjir

RIAUBOOK.COM - Usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi baru pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Riau Agri Utama dan PKS…

Foto

Orasi di Kantor Gubri, JIPIKOR Desak Pembatalan SK Pelantikan Eselon III dan IV

RIAUBOOK.COM - Puluhan orang tergabung dalam Jaringan Investigasi Pemberantasan Korupsi (JIPIKOR) menyampaikan orasi di depan gerbang samping Kantor Gubernur Riau,…

Foto

Hati-hati, Barusan Penumpang Ojol Tewas Terlindas Truk

RIAUBOOK.COM, TANGERANG - Nasib nahas dialami seorang penumpang ojek online (ojol), dia terlindas truk tronton di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Senin (13/1/2020) hingga tewas.…

Foto

Pemuda Bertato Dihajar Emak-emak, Ini Sebabnya

RIAUBOOK.COM - Seorang pemuda bertato bernama Randy dihajar seorang emak-emak setelah aksi jambretnya di Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, gagal. …

Foto

Heboh, Suku Anak Dalam Jambi Amuk Rumah Makan di Belilas Inhu

RIAUBOOK.COM, INDRAGIRI HULU - Kelompok masyarakat yang primitif atau suku anak dalam yang dikenal juga sebagai 'suku rimba' asal Provinsi…

Foto

Korsleting Listrik Sebabkan Kebakaran Toserba Bukitbarisan Pekanbaru

RIAUBOOK.COM - Korsleting listrik diduga menjadi penyebab kebakaran di Toserba 6000 Kangen di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan…

Foto

Titik Balik Matahari Terpendek di Asia, Hari Ini Gerhana Paling Gelap

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Dilansir UPI, sebagian besar Asia akan mengalami gerhana matahari sebagian pada Kamis, serta beberapa bagian Afrika timur…

Foto

Gerhana Matahari Besok Juga Terlihat di Jawa, Sepanjang 2019 ini Kelima

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Selain di 25 kabupaten dan kota tersebut, Gerhana Matahari Sebagian juga bisa disaksikan di beberapa wilayah di…

Foto

Gerhana Matahari Cincin Besok Bisa Dilihat di Sejumlah Wilayah Riau, Berikut Daftarnya...

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Fenomena alam gerhana matahari cincin kembali terjadi, kali ini akan melewati beberapa wilayah di Indonesia pada Kamis…

Foto

Kampar Banjir, Pemkab Siapkan 86 Titik Pengungsian

RIAUBOOK.COM - Hujan deras yang turun dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau dilanda banjir,…

Foto

Nekat Selingkuhi Isteri Tentara, Oknum Polisi Terkapar Dihajar

RIAUBOOK.COM, PAMEKASAN - Peristiwa perkelahian kembali terjadi antara oknun polisi dengan TNI, kali ini disinyalir akibat perselingkuhan. Bripka Imam…

Foto

Flash - Tanah Longsor, Jalur Riau-Sumbar di Pangkalan Putus

RIAUBOOK.COM, LIMAPULUH KOTA - Peristiwa tanah longsor di kilometer 17, Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, menyebabkan jalur yang menghubungkan…

Foto

Warga Kampar Dimakan Harimau, Fakta atau Hoax?

RIAUBOOK.COM - Setelah ditemukan jejak harimau sumatera di wilayah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, dunia maya kemudian diramaikan dengan foto-foto…

Foto

Heboh, Mayat Membusuk di Kampung Dalam

RIAUBOOK.COM - Warga Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kota Pekanbaru, Riau, heboh peristiwa menemukan Ikhwanul Abror Harahap (60) meninggal dan…

Foto

Dua Terduga Teroris Jaringan Abu Zee Dirungkus Densus 88

RIAUBOOK.COM - Dua orang terduga teroris jaringan Abu Zee kembali diringkus Tim Detasmen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Dalam rangkaian operasi,…

Foto

Laka Maut, 4 Orang Tewas, Bayi Selamat

RIAUBOOK.COM, TANGERANG - Peristiwa kecelakaan maut terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019), kendaraan pribadi berlaga dengan truk…

Foto

Ratusan WNA Memgamuk di Pekanbaru, Hingga Menutup Akses

RIAUBOOK.COM - Pristiwa kerusuhan terjadi di Pekambaru, Riau, kali ini ratusan pengungsi dari sejumlah negara berunjuk rasa di depan kantor…

Foto

Oknum Polisi Tembak Rekannya, Bripka Rachmat Tewas di Ruang SPK

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Peristiwa pembunuhan menimbulkan duka bagi pegak hukum, Bripka Rachmat Effendy tewas ditembak rekannya, Brigadir Rangga Tianto. Peristiwa…

foto

Pendidikan