RIAUBOOK.COM - Mahasiswa Peduli Pendidikan Anak Jalanan (Mapan) bentukan BEM Universitas Riau berencana membuat program dengan mendirikan taman bacaan untuk memfasilitasi anak jalanan yang ada di Kota Pekanbaru.
"Untuk saat ini, kami ingin membuat taman bacaan untuk adik-adik jalanan," ujar Annisaturahmi, Pembina Mapan juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan BEM Unri, di sela-sela mengikuti Ngobras RRI Pro 2 Pekanbaru, Selasa sore (16/5/2017).
Saat ini, kata Anni, ada beberapa perusahaan dan lembaga pemerintah yang bakal bekerjasama dengan Mapan.
"Allhamdulillah sudah ada beberapa lembaga dan donatur yang ingin bekerjasama dengan kami," sebut Annisaturahmi ketika berbincang denganRiaubook.com.
Mahasiwa Peduli Pendidikan Anak Jalanan yang merupakan Tim dibawah naungan Kemendikbud BEM Unri ini anggotanya berjumlah 48 orang.
Menurut ketua Mapan, Andrian Perdana, Mapan tidak hanya mengajarkan hal literasi seperti baca dan tulis, tapi juga menyisipkan dan mengajarkan pendidikan moral, agama, budaya, ilmu pengetahuan alam, sosial, dan lain-lain.
Mapan, oleh Annisaturahmi nantinya berharap dapat dijadikan sebuah NGO (Non Government Organization) ataupun komunitas yang memang bergerak dibidang pendidikan, khususnya pendidikan anak jalanan.
"Serta kami berharap akan semakin banyak orang-orang yang terpanggil hatinya baik warga biasa ataupun pemerintah untuk peduli terhadap pendidikan anak jalanan," ujar Annisaturahmi. (RB/yp).
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…