Kebijakan Aneh bin Ajaib Tentang Kenaikan 400 Persen Tarif Parkir

Riau Book - Aneh bin Ajaib. Kalimat ini pantas untuk kebijakan Pemerintah Dearah Kota Pekanbaru, Riau, yang terkesan konyol. Aneh, legislator yang seharusnya memihak rakyat malah sekongkol untuk mendukung kegiatan yang ajaib!

Aneh, lihat saja di sepanjang jalan pada pusat-pusat pemerintahan dan perkotaan di ibu kota ini, nyaris tidak ada yang gratis. Begitu memarkirkan kendaraan, pergi sebentar tak perduli apa yang dilakukan, pemilik kendaraan tetap saja wajib bayar.

Ajaib, kalau bicara soal apakah itu merupakan tarif parkir ilegal? hasil penelusuran menyatakan bahwa seharusnya tukang parkir senantiasa membawa karcis parkir yang telah dicap oleh pihak berwajib, dinas perhububungan. Nah, itu baru dikatakan ilegal karena karcis tersebut yang kemudian menjadi laporan ke pemerintah hingga akhirnya masuk ke kas daerah.

Jika ditanyakan, apakah petugas parkir tersebut salah? Hasil penelusuran, mereka terpaksa melakukan hal itu demi menutupi kebutuhan hidup; "Karena setorannya besar ke koordinator, kami cuma dapat beberapa persen saja. Kalau megikuti itu, kami bisa-bisa nggak makan," kata petugas parkir yang berada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (4/11/2015).

Aneh bin Ajaib. Masih dalam pemungutan tarif parkir saja, kondisinya begitu berantakan. Dan, ketika ditelusuri lebih dalam, banyak pihak "belakang layar" yang justru duduk senang, menerima hasil keringat para petugas parkir dengan jumlah besar.

Tidak cuma di dunia peredaran narkoba, untuk kawasan parkir pun kerap ada mafia yang bermain, terstruktur, terorganisasi, cukup rapih. Namun mudah "tercium".

Dalang-dalangnya bisa dari berbagai pihak. "Kami setor ke bos". Siapa? Petugas parkir yang berada di kawasan Jalan Kartini itu enggan menyebut nama bosnya itu. "Yang jelas boslah, yang namanya bos duduk enak saja, kami yang mati-matian di lapangan," kata Anton (34).

Sebelumnya juga telah ditelusuri terkait keberadaan mafia di dalam proyek parkir kendaran kawasan perkotaan. Saat mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, ketika itu banyak oknum, berpakaian dinas, ada yang loreng dan ada juga coklat tua. Yang biru muda melayani dengan cara sopan dan berunding serius.

"Soal parkir, biasalah harus ada pembagian lahan. Kalau tidak bisa ribut," kata pejabat dinas tersebut, santai.

Dia santai ketika kemacetan karena parkir kendaraan yang sembarangan. Petugas itu juga santai, saat pungutan parkir dilakukan secara ilegal. Terlalu santai, sampai-sampai harus menaikkan tarif parkir tanpa ada sosialisasi ke publik.

Pihak DPRD Kota Pekanbaru dan pemerintah setempat telah menyepakati keputusan yang dinilai kontroversial itu. Apalagi kalau bukan soal restribusi parkir.

Banyak warga mengeluhkan pengesahan Perda Restribusi ini karena tarif parkir naik 400 persen, dari yang awalnya Rp1 ribu untuk sepeda motor menjadi Rp5 ribu, sementara mobil naik dari Rp5 ribu menjadi Rp8 ribu.

Dalam Perda tersebut, tarif parkir dibagi dalam empat zona. Zona I terjadi dari jalan nasional dan sejenisnya (jalur rawan macet), zona II jalan provinsi, zona III jalan kota dan lokal dan zona IV jalan lingkungan.

Berdasarkan isi dalam draf Perda Parkir yang baru disahkan, zona I tarif parkir roda empat dipungut Rp8 ribu dan roda dua Rp4 ribu. Zona II, roda empat dipungut Rp5 ribu dan roda dua Rp3 ribu.

Zona III, roda empat dipungut Rp2 ribu roda dua Rp1.000 dan roda 6 Rp10 ribu. Zona IV roda empat dipungut Rp2 ribu dan roda dua Rp1.000. (RB/fzr)

foto

Terkait

Foto

Kisah Pak Raden dan Negeri yang Tak Peduli

Riau Book - Beberapa hari lalu, di sebuah acara makan siang bersama beberapa kawan, saya mengatakan, betapa negara ini tidak…

Foto

Kisah Heroik MPA Tanjung Leban, Padamkan Kebakaran Tanpa Gaji

Riau Book - Bagi Hermansyah, kepedulian terhadap lingkungan adalah harga mati, walau mati karena tak bergaji. Sementara bagi Harianto, loyalitas…

Foto

Ini Enam Sifat Orang Indonesia, Salah satunya Munafik, Bagaimana Anda?

Riau Book - Belanda mewariskan feodalisme yang sampai sekarang masih bertahan. Sistem pertahanan budaya —yang semula diagung-agungkan dengan istilah kearifan…

Foto

Parodi Media, Pers Pisau Bermata Dua

Di tangan seorang pengusaha atau politisi —media sedemikian multi-fungsi. Pers yang diibaratkan bagai pisau bermata dua: bisa disabetkan kepada apa…

Foto

Tahun Kambing Penuh Prahara Bagi SBY Menular ke Jokowi

Riau Book - Jang Imlek Tahun Kambing Kayu 2015 kian hari kian terasa. Pernak-pernik dan kostum Imlek serba merah mulai…

Foto

Ini Klaim Keberhasilan Presiden yang Selalu Disebut Plogo-plongo

Di 6 bulan kerja Presiden Jokowi ternyata banyak sekali tantangan yang datang dari berbagai sektor. Mulai dari beragam kebijakan, hingga…

Foto

Petak Umpet BNN dan Bandar Narkoba

Riau Book - "Mengapa lembaga yang menangani masalah narkoba dinamai Badan Narkotika Nasional? Dalam kamus bahasa Indonesia kalimat itu mengartikan…

Foto

Hukum Menyedihkan, Si Miskin Memilih Mati Menentang

Fakta menyedihkan tentang hukum di negeri ini. "Bukan cuma buta, namun tuli atas jeritan orang-orang benar yang tengah dalam kesusahan,"…

Foto

Wanita Mantan Ajudan, Diperkosa Kini Memperkosa

RiauBook - "Dulu saya seorang ajudan bupati di salah satu kabupaten di Riau. Namun semuanya hancur setelah peristiwa pemerkosaan menimpa…

Foto

Ini Cerita Cicak dan Buaya, Tidak Termasuk Semut

RiauBook - Seekor anak cicak baru saja dilahirkan belasan tahun silam. Beberapa waktu setelah cukup umur, dia bertanya pada ibunya:…

Foto

Padahal BPJS Bayar, Masyarakat Kurang Mampu Tetap Diarahkan ke Puskesmas

RiauBook.com - Kebijakan pemerintah berkaitan dengan kesehatan patut dipertanyakan. Selama ini masyarakat diminta untuk membayar iuran bulanan melalui program Jamainan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan