Bupati Kampar Azis Zaenal saat meninjau jembatan Water Front City Bangkinang Kota (RB/RI)

Rabu, 12 Juli 2017 - 12:47 WIB 4360000

Tinjau Kawasan Water front City, Ini Kata Bupati Azis

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Semenjak Toping Off Ceremony proyek jembatan Water Front City Bangkinang Kabupaten Kampar Desember 2016 lalu belum bisa dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat karena prasana pendukungnya belum selesai dikerjakan.

Menanggapi hal itu, Rabu (12-7-17), Bupati Kampar Azis Zaenal didampingi Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Indra Pomi, Kadis Bina Marga Kholisman, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Azwan beserta Kabid Kimpraswil Bappeda Safri, Kadis Lingkungan Hidup Kampar Cokroaminoto, Camat Bangkinangkota H.Mulatua dan Lurah Bangkinang Kota M.Syafei beserta Dinas terkait lainnya meninjau lokasi kawasan Water Front City Bangkinang Kota.

"Kawasan WFC ini hendaknya segera difungsikan dan perluas lagi pembangunan kawasannya," kata Bupati Kampar Azis Zaenal disela-sela peninjauan WFC Bangkinang Kota.

Ia berharap, karena kalau kita sudah memiliki jembatan yang bagus, tentunya harus di dukung juga dengan akses jalan yang memadai, kita akan bangun juga taman kota yang nantinya ada wisata kuliner dan wisata lainnya agar kawasan WFC lebih memiliki aurah dan bisa menarik minat wisatawan.

Ditambahkannya, pengembangan dan pembangunan WFC ke depan harus dikerjakan langsung, jangan sibuk rapat ke rapat saja yang nantinya akan membuat lamban penyelesaian pembangunan.

Terkhusus untuk kawasan di depan lapangan Merdeka yang lahannya sudah ada, segera datangkan alat berat dan segera dirapikan, bersihkan kawasannya, dan pohon-pohon yang mengganggu segera ditumbangkan. Yang tak kalah penting juga didata ulang masalah ganti rugi rumah penduduk yang akan terkena dampak perluasan pembangunan.

Kemudian, kata dia, untuk Camat Bangkinang Kota agar mendata penduduk dipinggiran sungai, namun tentunya sebelum itu perlu dibentuk tim percepatan pembangunan kawasan seperti Dinas PUPR, Lingkungan Hidup, Bappeda, Camat dan Lurah termasuk Dinas terkait lainnya.

"Data berapa rumah yang akan terkena ganti rugi, berapa areal yang akan diperluas, pohon yang harus ditebang agar rata dan bagus. Ia berharap hal ini harus rampung dalam minggu ini, jangan lupa juga, setelah itu undang ninik mamak, tokoh masyarakat terlebih pemilik rumah untuk dirapatkan mengenai kawasan yang akan dibangun untuk penambahan dan perluasan wilayah pembangunan soal kesepakatan ganti rugi," harapnya.

Sementara itu, Kadis PUPR Indra Pomi mengatakan, akan sesegera mungkin bekerja sesuai instruksi Bupati, seperti merapikan lokasi, mendatangkan alat berat untuk menata tumbuhan dan kayu termasuk perluasan lahan yang dibutuhkan.

(RB/RI)

Share ke BBM

100000000
Mashari

Berita Terkini

Catat, Harga TBS Minggu Ini

Selasa, 11 Juli 2017 - 13:17 WIB

Bripka Ilham Raih Bhabinkamtibmas Terbaik se-Riau

Senin, 10 Juli 2017 - 15:42 WIB

Ratusan Dosen UGM Tolak Pansus Angket KPK

Senin, 10 Juli 2017 - 10:39 WIB

Pimpin Apel Senin Pagi, Ini Kata Wabup CSS

Senin, 10 Juli 2017 - 09:05 WIB

Bangun Kekompakan Agar Kampar Lebih Maju

Senin, 10 Juli 2017 - 07:57 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia