Bupati Wardan saat meninjau rusunawa di jalan Telaga Biru Tembilahan. (Diskominfo)

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 07:53 WIB 3630000

Ditargetkan Pembangunan Rusunawa di Inhil Selesai Bulan November

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang ditargetkan selesai pada Bulan November tahun ini, dikatakan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan berguna untuk mengakomodir masyarakat yang tinggal di permukiman minim sanitasi.

Rusunawa yang berlokasi di Parit 6, Tembilahan Hulu itu nantinya akan dihuni oleh masyarakat yang saat ini berdomisili di bantaran sungai Indragiri, khususnya yang berada di kawasan Parit 13, Tembilahan.

"Pada prinsipnya, ini adalah upaya relokasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Inhil bagi masyarakat bantaran sungai Indragiri yang rumah tinggalnya minim atau bahkan tanpa sanitasi," ujar Bupati, Sabtu (7/10/2017) pagi.

Di Rusunawa, Bupati mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Inhil telah menyediakan sarana untuk sanitasi yang memadai. Bahkan, terdapat juga fasilitas yang penggunaannya diperuntukkan bagi penghuni secara umum, seperti Mini Market, Mushalla dan lain sebagainya.

Lebih lanjut, Dia menambahkan, tujuan khusus pembangunan rusunawa sebagai hunian menengah ke bawah ini adalah untuk menertibkan masyarakat yang mendirikan rumah tanpa terlebih dahulu memperhatikan prasyarat pendirian rumah, yakni bangunan rumah harus berjarak minimal 5 (Lima) meter dari sempadan jalan.

"Selain berdampak terhadap ketertiban berlalu - lintas. Ini (Pembangunan Rusunawa, red) juga baik untuk tata kota dan keterbukaan ruang publik," tukas Bupati.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Inhil, Tengku Eddy Erizal menyebutkan, setelah pembangunan rusunawa selesai pada November mendatang, Pemerintah Kabupaten Inhil kemudian akan menyusun regulasi yang berisi tentang kriteria bagi penghuni rusunawa.

"Karena ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah, konteks MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) ini harus tetap dikedepankan untuk penetapan masyarakat yang mana yang akan menghuni rusunawa ini. Prioritas relokasi kita adalah masyarakat yang berada di bantaran sungai Indragiri," paparnya.

Tengku Eddy Erizal mengatakan, sebelum dilakukan inventarisasi penghuni, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat akan melakukan penyerahan Rusunawa kepada Pemerintah Kabupaten Inhil sebagai aset daerah. Setelah penyerahan dilakukan, maka secara penuh pengelolaan rusunawa akan menjadi kewenangan dari Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. (Adv/Diskominfo)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | BeritaRiau

Share ke BBM


100000000
habibie

Berita Terkini

PMII Meminta Pemko Dumai Menutup Tempat Hiburan Malam

Rabu, 25 Oktober 2017 - 14:18 WIB

4 Teroris Ditangkap di Kampar Diduga Jemaah Anshar Daulah

Selasa, 24 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Foto-foto Demonstrasi Karyawan RAPP dan Tuntutannya

Senin, 23 Oktober 2017 - 16:40 WIB

Fraksi PKB Bingung dengan LPJ APBD 2016 Pemkab Inhil

Senin, 18 September 2017 - 15:05 WIB

Selatpanjang Kota Tanah Jantan yang Mulai Menggeliat

Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:23 WIB

Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru Mulai Bersih

Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:41 WIB

Banyak Legislator yang 'Sakit', Biar Sehat Pakai Sepeda

Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:46 WIB

Ini Bandara Paling Tak Berguna di Dunia

Senin, 16 Oktober 2017 - 12:13 WIB

Hukum, Tanah dan Pemerintah

Minggu, 15 Oktober 2017 - 23:00 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia