Ilustrasi. (net)

Rabu, 01 November 2017 - 15:14 WIB 2100000

Ada Ruangan bagi Orang-orang Stres, Namanya 'Rumah Pecah'

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Hidup dengan rutinitas yang tinggi tentu kerap menimbulkan stres yang luar biasa, kondisi itu terkadang membuat perasaan emosi memuncak.

Di Singapura, mereka yang sangat stres bisa melampiaskannya di sebuah tempat bernama " Kamar Pecah (Fragment Room)."

Dibuka enam bulan lalu di pusat kota, Fragment Room adalah ruangan berukuran 5x5 meter yang dilapisi dinding yang tebal.

Di dalam kamar tersebut, disediakan tongkat pemukul dan berbagai macam barang pecah.

rb

Foto: 2 orang petugas tengah memperagakan penggunaan Kamar Pecah di Singapura. Mereka yang jenuh dan marah dengan kehidupan bisa melampiaskannya di sini. Terdapat tongkat Baseball untuk memecahkan berbagai barang mulai dari botol kaca hingga televisi (19/10/2017) This photograph taken on October 19, 2017 shows Fragment Room employees smashing bottles during a demonstration in a rage room in Singapore. Bad day at the office? In high-pressured Singapore there is now a solution -- a rage room that lets stressed-out people take a baseball bat to items ranging from glass bottles to televisions.(ROSLAN RAHMAN / AFP)

Barang-barang itu dihancurkan pengunjung, baik menggunakan tongkat atau tangan kosong, sebagai sarana pelampiasan kemarahan dan stres mereka.

Pendiri Kamar Pecah, Royce Tan berujar, hidup di negara yang pertumbuhan ekonominya maju membuat warganya hidup dalam tingkat stres yang tinggi.

"Dimanapun dan kapanpun, di sekolah, bekerja, atau menjalani percintaan, orang pasti stres," kata Tan seperti dikutip RiauBook.com dari kantor berita AFP dan kompas pada Rabu (1/11/2017).

Ada dua paket yang ditawarkan kepada pengunjung untuk "marah" selama 1,5 jam.

Paling murah senilai 38 dollar Singapura, Rp 378.000, dengan jumlah barang yang bisa dihancurkan terbatas.

Adapun "Paket Penghancuran Total" dibanderol 350 dollar Singapura, sekitar Rp 3,4 juta, dimana pengunjung bisa menghancurkan apa saja yang bisa diraih.

Pengunjung bisa menghancurkan benda yang ada di dalam Kamar Pecah, atau membawa sendiri.

Printer biasanya menjadi "korban" favorit pengunjung.

Seperti yang dilakukan beberapa mahasiswa yang memasuki ruangan tersebut.

Kylie Low menjelaskan, mereka ingin melampiaskan jenuh dan stres pasca-menjalani ujian.

"Ketika kami di sekolah, kami selalu menggunakan ini (printer). Jadi, ketika bisa menghancurkannya, perasaanku ringan." ujar Low yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum. (RB/kpc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Level Kenikmatan Meminum Kopi, Tambahkan Sejumput Garam

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 07:56 WIB

Abdu Kini Tahu Apa yang Harus Dilakukan Setelah Pensiun

Senin, 02 Oktober 2017 - 10:25 WIB

Awas Orang Asing, Imigrasi Meranti Buka Laporan Online

Selasa, 26 September 2017 - 12:04 WIB

LOOP Arena, Tempat Ekspresi Anak Muda Pekanbaru

Selasa, 12 September 2017 - 13:00 WIB

IZI Riau Buka Pelatihan Cukur Rambut Konsep Babershop

Kamis, 10 Agustus 2017 - 09:06 WIB

Inhil Juara Pertama Lomba Cipta Menu Tingkat Provinsi

Selasa, 08 Agustus 2017 - 22:12 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia