RIAUBOOK.COM - Meski terdapat sejumlah kendala, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemerintah Kota Dumai mendukung sekolah untuk menerapkan Full Day School.
Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dumai, Syaari, dalam penerapan belajar lima hari pada tahun pelajaran baru, terdapat beberapa kendala, diantaranya tidak adanya masjid untuk pelaksanaan ibadah solat Jumat bagi siswa bergama Islam.
"Bagi sekolah yang belum memiliki sarana rumah ibadah, untuk dapat bisa melakukan komunikasi dengan pengurus masjid serta masyarakat setempat untuk ketertiban saat pelaksanaan solat Jumat," kata Syaari, Selasa (14/11/2017).
Dikatakannya, penerapan sistim belajar tersebut akan dievaluasi pada awal tahun depan, meski telah ada pihak sekolah di wilayah perkotaan yang telah melaksanakan dikarenakan fasilitasnya sudah tidak ada kendala.
"Selain harus menyiapkan fasilitas belajar mengajar, memiliki rumah ibadah, tidak ada kelas pagi sore dan sebelumnya sudah disepakati bersama komite sekolah dan orang tua siswa," katanya.
Disebutkannya juga, ketentuan lain yang akan menerapkan sistim belajar tesebut harus memiliki insfastruktur pendukung, jumlah guru mencukupi, dan tidak terkendala pendanaan serta ekstrakurikuler memadai.
"Karena belum semua sekolah menerapkan kebijakan belajar delapan jam per hari ini, ke depan kami dorong penerapannya, namun ini sifatnya hanya imbauan dan tergantung kesiapan," katanya kembali.
Dijelaskannya juga, sejumlah sekolah sudah menjalankan full day school di antaranya SMPN 1, SMPN Binaan Khusus, SMPN 3, SMP YKPP dan SMPN Santo Tarcisius, SMAN 1, SMAN 2 dan SMAN Binaan Khusus.(RB/Iwan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…