Foto/kemdikbud.go.id

Kamis, 16 November 2017 - 15:17 WIB 2400000

Ratusan Gedung Sekolah di Meranti Butuh Pembangunan

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Akibat dibiarkan begitu lama tidak ada perbaikan, ratusan gedung sekolah, terutama sekolah tingkat dasar saat ini butuh tindakan perbaikan. Bahkan tidak jarang bangunan harus direnovasi berat karena kondisi bangunan yang sudah uzur.

Selain kondisi bangunan yang sebenarnya tidak layak dipakai itu lagi, namun karena tidak ada pengganti maka gedung itu senatiasa digunakan.

Selain persoalan fisik bangunan, sungguh banyak keadaan sekolah yang masih di bawah standar. Yakni sekolah masih belum memiliki pagar, belum memiliki lapangan upacara yang memadai, juga masalah MCK yang sangat minim dan sarana maupun prasarana penunjang lainnya.

Seperti lapangan olah raga, ruang laboratorium dari beberapa mata pelajaran penting, juga peralatan maupun kebutuhan sarana belajar lainnya untuk menjawab tantangan tegnologie masa kini.

Demikian diungkapkan salah seorang guru SD, yang enggan namanya ditulis di media.

Guru ini mengungkapkan, hendaknya perhatian pemerintah pusat kepada peningkatan mutu pendidikan itu semakin ditingkatkan. Sebab tanpa jalur pendidikan maka manusia Indonesia dimasa datang atau generasi muda kita saat ini tidak akan mampu melanjutkan tongkat estafet pembangunan.

Pendidikan adalah satu upaya dalam mempercepat lajunya pembangunan. Pendidikan juga akan mengantarkan manusia pada kedigdayaan maupun kejayaan. Untuk itu pendidikan tidak boleh dinomor duakan, tapi harus berbanding lurus dengan kebijakan prioritas,"kata guru ini.

Diungkapkan guru ini juga, kenapa Indonesia saat ini menjadi sangat terbelakang dibanding negara tetangga Malaysia maupun Singapura. Ketertinggalan pendidikan kita itu bahkan sangat jauh.

Pada hal kita tahu bahwa pada awalnya Indonesia-lah mengajar di berbagai jenjang pendidikan di negara tersebut. Mulai dari jurusan matematika, kesehatan atau dokteran maupun di berbagai bidang pendidikan lainnya.

Namun hanya berselang beberapa dekade, saja kondisinya justru terbalik. Malaysia dalam segala hal justru jauh lebih maju dari Indonesia.

Sebagai contoh, kenapa sarjana kita harus lari dari jurusan yang digelutinya semasa kuliah. Dan hal itu bisa kita lihat saat ini. Simpang siurnya gelar dan peran yang dilakoni. Kemudian eksodusnya pasien dari tanah air ke Malaysia atau Singapura setiap tahunnya dengan jumlah ribuan itu.

Pertanyan, lantas kenapa masyarakat Indonesia lebih percaya pada dokter negara asing itu, tentu ada berbagai contoh kasus yang dialami masyarakat.

Semua ini adalah implikasi dari kebijakan pemerintah dalam menangani pendidikan kita. Kita berharap ada kebijakan pemerintah yang serius dalam menangani keterbelakangan pendidikan kita.

"Harus ada kemauan kuat dari pemerintah, terutama pusat untuk membuat perobahan mendasar serta inovasi baru dalam upaya meningkatkan sumberdaya manusia Indonesia dimasa datang,"tutup dia.(RB/jos)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Forum Mahasiswa Pasaman Pekanbaru Resmi Dibentuk

Selasa, 07 November 2017 - 21:21 WIB

Mau Jadi Polisi di Rohil Gampang, Raih Prestasi

Selasa, 24 Oktober 2017 - 00:11 WIB

Kata Gubernur, Riau Butuh SDM yang Komprehensif

Minggu, 22 Oktober 2017 - 23:33 WIB

Bank Riau Kepri Juara Lomba Perpustakaan Khusus Riau

Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:21 WIB

Film 'Aral' Karya Anak Meranti, Wabup: Semoga Menular

Kamis, 12 Oktober 2017 - 16:07 WIB

123 Murid SD Angkasa Lanud Ikut Seleksi AMSO 2017

Senin, 09 Oktober 2017 - 22:54 WIB

Berharap APBD Riau Sampai ke Sekolah-sekolah di Meranti

Minggu, 08 Oktober 2017 - 00:58 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia