Tersangka korupsi e-KTP, Setya Novanto tiba di Gedung KPK dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menggunakan kursi roda pada, Minggu, (19/11). KPK resmi menahan tersangka Setya Novanto di Rutan KPK. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Senin, 20 November 2017 - 07:30 WIB 5820000

Perlawanan Setya Novanto Berakhir di Rutan Guntur

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Ketua DPR RI yang terhormat Setya Novanto akhirnya menginjakkan kaki di Gedung KPK, Jakarta, pada Minggu (20/11/2017) malam setelah tim penyidik menjemputnya secara paksa.

Itu dilakukan setelah beberapa kali Ketua Umum Partai Golkar tersebut mangkir dari panggilan penyidik. Kehadiran ketua umum Partai Golkar ini sangat istimewa setelah proses panjang yang dilalui KPK.

Dia yang tengah menjalani perawatan di RSCM Kencana, Jakarta, itu diboyong penyidik KPK dengan menggunakan kursi roda.

Tindakan ini dilakukan setelah tim dokter RSCM maupun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan bahwa Setya Novanto tidak perlu lagi dirawat inap.

"Tim dokter RSCM menyatakan tidak ada indikasi lagi buat rawat inap," kata Direktur Utama RSCM, dr Czeresna Heriawan Soejono, dalam konferensi pers bersama KPK di RSCM, Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Setya Novanto berada di RSCM Kencana sejak Jumat hingga Minggu 17-19 November 2017.

Dia dirawat di lantai 7, kamar 705 dengan kelas Very Important Person (VIP).

Sebelum menempati ruang tersebut, Setya Novanto sempat menjalani perawatan di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Dia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan.

Mobil Fortuner B 1732 ZLQ yang ditumpanginya naik ke trotoar di Jalan Permata Berlian, bagian depan kendaraan itu penyok-penyok, sementara tiang listrik yang ditabraknya masih tegak berdiri, hanya posisinya yang bergeser.

Pengacaranya, Fredrich Yunadi mengatakan, akibat kecelakaan itu, Setya Novanto mengalami luka-luka dan langsung pingsan.

Ditahan di Rutan Guntur

Dengan menggunakan ojek, Ketua DPR RI itu kemudian dibawa ke RS Media Permata Hijau yang dekat dengan lokasi kecelakaan.

RiauBook.com melansir dari liputan6, bahwa Fredrich mengatakan, mobil Ketua DPR RI itu mengalami kecelakaan dalam perjalanan ke Metro TV.

Rencananya, kata dia, setelah ke stasiun televisi tersebut, Novanto akan ke acara DPD Partai Golkar, lalu ke KPK.

Momentum kecelakaan Setya Novanto terjadi setelah tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) sempat 'menghilang'.

Dia menjadi orang yang paling diburu setelah KPK gagal menangkap saat menyambangi kediaman pribadinya di Jalan Wijaya XIII, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat itu KPK telah siap dengan surat perintah penangkapan atas namanya.

KPK memutuskan untuk menangkap Setya Novanto, karena pria 62 tahun itu 11 kali mangkir dari panggilan komisi antikorupsi, sementara pihak Setnov beralasan, kliennya baru sekali dipanggil sebagai tersangka.

Kini kehadiran Setya Novanto di Gedung KPK itu mengakhiri petualangannya. Dia telah mengenakan rompi oranye tahanan KPK dan ditahan di Rutan Guntur, Jakarta Selatan. (RB/lp6)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Banyaknya, Ada 13.450 Tenaga Honorer di Pemkab Rohil?

Sabtu, 18 November 2017 - 07:26 WIB

Riau Hari Ini Masih akan Hujan, Awas Petir

Kamis, 16 November 2017 - 09:07 WIB

Pengemis Tajir di Jakarta, Pulang Dijemput Naik Fortuner

Selasa, 14 November 2017 - 23:49 WIB

Ternyata Pelaku Pembakar Mapolres Dharmasraya Anak Polisi

Senin, 13 November 2017 - 15:19 WIB
Gerakan Antikorupsi

Puisi, Novel dan Senjatanya

Senin, 13 November 2017 - 12:55 WIB

Ini dia Identitas 2 Orang yang Nekat Bakar Mapolres

Minggu, 12 November 2017 - 17:57 WIB

Ini Sejumlah Kasus Pembunuhan Sadis Dilatari Bisikan Gaib

Minggu, 12 November 2017 - 15:38 WIB

Kantor Operasional NSP di Selatpanjang Tutup

Jumat, 10 November 2017 - 21:13 WIB

Berkah Kemerdekaan, Wabup Kampar: Bersatu Maju Bersama

Jumat, 10 November 2017 - 16:26 WIB

Kursi Roda dari Gubernur untuk Para Pejuang

Jumat, 10 November 2017 - 12:54 WIB

Mau jadi Pahlawan? Gampang, Ikuti Saran Gubernur Riau Ini

Jumat, 10 November 2017 - 12:43 WIB

Tugu Anti Korupsi yang Dikorupsi

Jumat, 10 November 2017 - 12:17 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia