RIAUBOOK.COM - Akibat gelombang tinggi di selat Malaka, sejumlah calon penumpang asal Sumatera Barat kembali ke kampung halaman.
Dikatakan Osman pemilik PO Man Jaya Travel di Dumai menyebutkan, bahwa puluhan penumpangnya yang akan melanjutkan perjalanan ke Malaysia terpaksa di batalkan akibat tingginya gelombang laut di Selat Malaka.
"Penumpang kita yang akan melanjutkan perjalanan melalui kapal ferry ke Malaysia melalui pelabuhan Port Dickson dan juga Port Klang terpaksa batal diberangkatkan akibat gelombang tinggi," kata Osman, Jumat (1/12/2017).
Osman menyebutkan, penumpang yang menggunakan armadanya dari Pariaman ke Kota Dumai, terpaksa harus kembali lagi ke kampung halaman, dikarenakan tidak adanya pihak perusahaan pelayaran penumpang yang melakukan pelayaran.
"Dua hari ini, penumpang kita yang biasa ke Malaysia terpaksa pulang ke kampung halaman, kecuali yang masuk melalui pelabuhan Malaka dan juga Muar, Johor," katanya kembali.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Dumai Barnabas F Tallu mengatakan, kondisi cuaca di laut, khususnya bagian utara Selat Malaka sejak Rabu (29/11/2017) memburuk, sehingga pelayaran yang mengarah ke kawasan tersebut akan dibatasi.
"hari ini makin buruk hingga empat meter, sehingga kita tidak memberikan izin berlayar ke bagian utara selat Malaka, atau di sekitar perairan Aceh," kata Barnabas.
Disebutkannya juga, larangan berlayar diberlakukan karena ombak laut yang tinggi dapat mengancam keselamatan kapal jenis feri, kapal tunda dan jenis kapal kecil. Pihak KSOP juga meminta perusahaan pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan.(RB/Iwan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…