RIAUBOOK.COM - Pendapatan Daerah yang saat ini terus berkurang menjadi alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan rasionalisasi anggaran, hal itu disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Povinsi Riau Masperi, Kamis (24/5/2018).
"Kita pasti melakukan rasionalisasi, karena pendapatan kita itu berada dibawah asusmi semula," kata Masperi saat wawancara dengan RiauBook.com di kantornya.
Masperi mengatakan, berkurangnya Pendapatan Pemprov Riau bisa dipengaruhi oleh banyak faktor.
"Salah satu contoh, dari sisi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) jenis Pertalite, dulu pajak itu 10 persen, sekarang sudah 5 persen, tentu pendapatan kita menjadi berkurang dari sisi itu," tutur Masperi.
Namun, untuk memastikan seberapa besar pengurangan dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pihaknya harus melakukan perhitungan terlebih dahulu.
"Itu lah penyebab kita melakukan revisi atau perubahan,sekarang ini sudah dilakukan perhitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), berapa besarnya nanti, itu yang nantinya ditetapkan di Peraturan Daerah (Perda), misalnya, diawal SiLPA (Sisa Lebih Penggunan Anggaran) kita ditetapkan Rp 1,2 triliun, setelah dihitung BPK hari ini berapa, kalau besarannya sama Rp 1,2 triliun kita tidak perlu melakukan penyesuaian," Masperi menerangkan.
Lanjut Masperi, kalau ternyata setelah dilakukan perhitungan dan hasilnya berda di bawah itu, pihaknya harus melakukan penyesuaian kembali sebesar perhitungan BPK.
"Maka kita akan melakukan perhitungan melalui Perda yang saat ini sedang di godok di DPRD, setelah keluarnya Perda itu nanti, itulah dasar kita melakukan perubahan anggaran," demikian Masperi. (RB/Dwi)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…