ilustrasi TKI

Rabu, 12 Juli 2017 - 15:34 WIB 7290000

2 TKW Asal Cianjur Hilang Kontak Selama 6 Tahun

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Dua orang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur yang mengadu nasib ke Arab Saudi dinyatakan hilang kontak dengan keluarga selama enam tahun.

Keduanya yakni Nia Nuraeni (23 tahun) warga Kampung Pasirkunci, Desa Nanggala Mekar, Kecamatan Bojongpicung dan Siti Munawaroh (23 tahun) warga Kampung Lio RT 01 RW 08, Desa Ciherang, Kecamatan Karangtengah.

Saat ini, keluarga tegnah berjuang untuk mencari keberadaan kedua tenaga kerja wanita (TKW) ini. Keluarga keduanya melaporkan permasalahan tersebut ke Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira).

"Putri saya hilang kontak dengan keluarga sejak enam tahun lalu," kata ibu kandung Nia Nuraeni, Ucih (45 tahun) kepada wartawan Rabu (12/7). Anaknya tersebut berangkat menjadi TKW ke Arab Saudi.

Awalnya, ungkap Ucih, Nia sempat memberikan kabar pada saat enam bulan berada di negara tersebut. Bahkan, anaknya itu juga mengirimkan uang untuk keluarga di Cianjur.

Namun komunikasi tersebut merupakan yang terakhir kali dilakukan oleh Nia. Oleh karena itu, keluarga melakukan sejumlah upaya untuk menemukan keberadaan Nia di Arab Saudi. Misalnya dengan mencari informasi kepada sponsor yang memberangkatkannya menjadi TKI ke luar negeri.

Usahanya ini, kata Ucih hingga kini belum membuahkan hasil. Kini keluarga melaporkan kepada Astakira untuk membantu pencarian anaknya tersebut.

"Saya berharap anak saya bisa ditemukan dan pulang ke Cianjur," ujarnya.

Orang tua TKW Siti Munawaroh, Olib (52 tahun) mengatakan, anaknya hilang kontak sejak kepergiannya enam tahun lalu.

"Sejak berangkat belum ada komunikasi dengan keluarga," ujarnya.

Olib menerangkan, keluarga sudah mencari keberadaan Siti melalui sponsor yang memberangkatkannya yang berada di Sukabumi. Upaya itu tidak membuahkan hasil karena sponsor itu tidak ada di rumahnya.

Ketua Astakira, Hendri Prayodi menuturkan, lembaganya akan berupaya membantu menemukan keberadaan kedua TKW tersebut. Caranya dengan mengumpulkan dokumen kedua TKW yang hilang kontak dengan keluarga.

"Selepas itu kami akan melaporkan kasus ini ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) dan Kemenlu," ujar Hendri kepada wartawan. Harapannya penelusuran ini bisa segera menemukan keduanya. (republika)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Catat, Harga TBS Minggu Ini

Selasa, 11 Juli 2017 - 13:17 WIB

Bripka Ilham Raih Bhabinkamtibmas Terbaik se-Riau

Senin, 10 Juli 2017 - 15:42 WIB

Ratusan Dosen UGM Tolak Pansus Angket KPK

Senin, 10 Juli 2017 - 10:39 WIB

Pimpin Apel Senin Pagi, Ini Kata Wabup CSS

Senin, 10 Juli 2017 - 09:05 WIB

Bangun Kekompakan Agar Kampar Lebih Maju

Senin, 10 Juli 2017 - 07:57 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia