Seminar budaya melayu se-Asia Pasifik di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (5/12/2017).

Rabu, 06 Desember 2017 - 18:01 WIB 6670000

Visi Riau 2020 Tinggal 3 Tahun Lagi, Wakil Gubernur, Wan Thamrin: Kita Kembangkan Bukan Hanya dengan Kata-kata, Tapi dengan Aksi Nyata

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Wan Thamrin Hasyim membuka secara langsung seminar budaya melayu se-Asia Pasifik di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (5/12/2017).

Kegiatan yang ditaja oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Riau ini mengambil tema "Mengayuh Negara Melayu, Menuju Negeri Maju" sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi Riau 2020 yaitu Riau pusat Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara.

"Untuk mewujudkan itu sesuai visi kita, itu tinggal sekitar 3 tahun lagi, maka kebudayaan ini akan kita kembangkan bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan aksi nyata," kata mantan Bupati Rokan Hilir tersebut.

Upaya yang dilakukan oleh Provinsi Riau, lanjut dia, sebagai aksi nyata yaitu membentuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersendiri untuk mengurusi hal ini, yaitu Dinas Kebudayaan, yang dulunya digabung dengan Dinas Pendidikan.

Pemerintah Pusat sendiri melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sangat mendukung upaya Riau untuk menjadi pusat kebudayaan melayu.

Dukungan untuk menjadi pusat kebudayaan melayu akan semakin baik dengan hadirnya Undang-Undang (UU) No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Tadi dikatakan Perda ini dikeluarkan sejak tahun 2001, jadi sudah sekitar 16 tahun ini, dengan adanya UU No. 5 Tahun 2017 ini kami akan mengambil pokok-pokok pikiran kebudayaan dari yang paling kecil kabupaten/kota, ditarik ke provinsi dibawa ke Pemerintah Pusat untuk menyusun strategi kebudayaan apa yang bisa dilakukan untuk menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan melayu," kata Direktur Sejarah Kemendikbud, Triana Wulandari.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein mengatakan OPD yang dipimpinnya salah satunya bertugas untuk melakukan peningkatan apresiasi, literasi, dan internalisasi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal pada tingkat regional dan negara-negara serumpun.

Seminar ini, lanjut Yose, akan berlangsung dari tanggal 6-8 Desember 2017 dan diikuti oleh puluhan peserta perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Riau, beberapa provinsi di Indonesia seperti dari Kalimantan, Sumut, Sumbar, dan Jambi dan beberapa negara Asia yaitu Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand. (RB/habir)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Redaksi

Berita Terkini

Bonek Mania Ancam Bhayangkara FC

Rabu, 06 Desember 2017 - 17:52 WIB

Polda Riau, Irjen Pol Nandang: Narkoba Merusak Negara

Rabu, 06 Desember 2017 - 12:02 WIB

9 Media Ini Diklaim sebagai Agen Asing CIA

Rabu, 06 Desember 2017 - 09:12 WIB

Duh, Pilot Lion Air Isap Sabu dan Konsumsi Miras

Selasa, 05 Desember 2017 - 23:59 WIB

Mutasi Pejabat Kampar, Katanya Bebas Suap

Selasa, 05 Desember 2017 - 16:32 WIB

Bupati Rohil Resmikan Giat Sosial Oprasi Katarak Gratis

Sabtu, 02 Desember 2017 - 22:49 WIB

Ditanya Tanggapan Acara Reuni 212, Anies diam

Sabtu, 02 Desember 2017 - 07:28 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia