RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar terus melakukan dorongan untuk mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) halal di wilayah setempat.
Hal tersebut berangkat dari saran Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dalam sebuah pertemuan beberapa waktu lalu.
"Kami berkeinginan sesuai apa yang disarankan Pak Wapres sewaktu kami bersilaturahmi bersama Rektor UIN. Kiranya juga di Riau ini ada orang yang membangun industri produk-produk halal," kata Gubri kepada RiauBook.com, Jumat (17/1/2020).
"Jadi waktu itu beliau (Wpres) menyampaikan sebaiknya di Riau ini ada kawasan ekonomi khusus halal," tambahnya.
Dalam waktu dekat, kata Syamsuar, dirinya akan mengukuhkan pengurus masyarakat ekonomi syariah.
Dia menyebut, hal itu juga tidak terlepas dari perkembangan produk-produk halal di Provinsi Riau yang kian meningkat.
"Dalam waktu dekat kita akan mengukuhkan pengurus masyarakat ekonomi syariah. Sebenarnya di Riau ini kan sudah banyak berkembang produk-produk halal," kata Syamsuar.
Karenanya, berharap dengan potensi yang ada dan dukungan pemerintah saat ini dapat meningkatkan komitmen para pengusaha untuk melahirkan industri halal di "Bumi Melayu".
Apalagi, mantan Bupati Siak dua periode ini menyebut, Indonesia termasuk sebagai negara produsen industri halal di dunia.
"Kami senang sekali kalau ada investasi yang bisa memanfaatkan ini. Apa lagi Tenayan sudah ada. Jadi menarik bagi kami, karena memang sekarang Indonesia ini menjadi produsen produk-produk halal, tuturnya.
"Kedepan, kalau nanti banyak usaha-usaha yang memiliki komitmen melahirkan industri halal. Riau tentunya juga siap (menjadi kawasan ekonomi khusus halal)," demikian Syamsuar. (RB/Dwi)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…