Perairan Riau-Kepri Berstatus Bahaya Bagi Nelayan

Perairan Riau-Kepri Berstatus Bahaya Bagi Nelayan

RiauBook.com - Wilayah peraiaran Riau dan Kepulauan Riau dilaporkan dalam situasi bahaya khususnya bagi kelompok nelayan tradisional yang menggunakan perahu-perahu kecil. Gelombang perairan di dua daerah ini diprediksi bakal mencapai 3-5 meter.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengimbau kelompok nelayan tradisional di wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk mewaspadai gelombang setinggi 3-5 meter yang terjadi akibat hebusan angin kencang dari perairan Cina Selatan.

"Gelombang perairan di atas tiga meter patut diwaspadai karena berpotensi membahayakan para nelayan khususnya pengguna perahu kecil," kata Analis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru Ibnu Amiruddin kepada pers di Pekanbaru, Sabtu (17/1)

Ia mengatakan, potensi gelombang air laut yang tinggi tersebut dipicu oleh kecepatan angin yang di atas rata-rata.

Secara umum, lanjut dia, untuk wilayah perairan Riau meliputi Bengkalis, Rokan Hilir dan Kota Dumai tinggi gelombang tidak terlalu tinggi yakni berkisar 0,5 hinga 1 meter.

Namun untuk wilayah perairan Riau lainnya seperti Meranti dan Indragiri Hilir potensi tinggi gelombang hari ini hingga beso mencapai 1,5 hingga 3 meter.

Menurut dia kondisi tersebut tidak seperti biasanya yang maksimal hanya mencapai 2 meter. Ibnu tidak dapat memastikan apakah kondisi tersebut dapat dikatakan ekstrem, karena untuk menyatakan itu dibutuhkan pengupasan data hingga 20 tahun ke belekang.

Begitu juga dengan wilayah perairan Kepulauan Riau, menurut dia tinggi gelombang perairan diprediksi akan mencapai 3 hingga 4,5 meter, bahkan dimungkinkan mencapai 5 meter.

"Khususnya untuk wilayah perairan Kepri, tinggi gelombang tidak biasa itu dipicu oleh tingkat kecepatan angin di wilayah perairan Cina Selatan yang begitu kencang," katanya.

Ibnu juga tidak menjelaskan secara rinci tingkat kecepatan angin di wilayah perairan Cina Selatan tersebut. Tidak cukup waktu baginya membuka data mengenai kondisi rill wilayah perairan Kepri. "Yang jelas, kami mengimbau kelompok nelayan khususnya yang menggunakan perahu kecil untuk mewaspadai kondisi ini," katanya. (hrd)

foto

Terkait

Foto

Waspadai Jebakan Naik Turunnya Harga BBM

RiauBook.com - Saat ini tidak ada lagi subsidi bagi bahan bakar minyak (BBM) baik jenis premium maupun solar, sehingga patokan…

Foto

Akhirnya BRK Segera Milik Dirut, Ini Kandidatnya

RiauBook.com - Baru-baru ini telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham-Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Riaukepri (BRK). Hasilnya dua nama calon Dirut…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan