RIAUBOOK.COM - Zlatan Ibrahimovic tidak bermain dalam laga final Manchester United melawan Ajax Amsterdam di Friends Arena, Stockholm, Rabu (24/5/2017).
Setan merah menang 2-0 atas lawannya. Menariknya, suasana kemenangan itu turut dirasakan oleh Ibrahimovic. Ia bahkan mengangkat trofi paling bergengsi di eropa.
Ibra turut membawa Manchester United keluar sebagai juara Liga Europa 2016-2017.
Ibra harus absen pada laga final akibat mengalami cedera ligamen pada 21 April 2017. Akibat cedera tersebut, mantan kapten timnas Swedia itu harus menepi hingga awal tahun depan.
Meski tanpa Ibrahimovic, Manchester United berhasil mengalahkan Ajax dua gol tanpa balas. Sepasang gol kemenangan The Red Devils disarangkan Paul Pogba pada menit ke-18, dan Henrikh Mkhitaryan menit ke-48.
Bagi Zlatan Ibrahimovic, titel juara ini terasa spesial. Sebab, sepanjang kariernya, dia baru pertama kali merengkuh gelar bergengsi di kompetisi Eropa.
Trofi Ibrahimovic di Eropa hanya Piala Super Eropa 2009 bersama Barcelona. Namun, gelar tersebut bukan sebuah titel bergengsi. Sebab, gelar tersebut hanya diperebutkan juara Liga Champions kontra pemenang Liga Europa, bukan perjuangan dalam semusim.
Tambahan satu gelar itu membuat Zlatan Ibrahimovic telah meraih 33 trofi juara sepanjang kariernya. Ibra sukses meraih empat gelar bersama Ajax, dua dengan Juventus (Serie A yang dicabut akibat Calciopoli), lima dengan Inter Milan, lima bersama Barcelona, dua dengan AC Milan, 12 ketika membela Paris Saint-Germain, dan tiga gelar dengan Manchester United.
Sukses meraih trofi bergengsi perdana di turnamen Eropa, Zlatan Ibrahimovic merasa senang. Dia pun memamerkan gelar tersebut di akun Instagramnya @iamzlatanibrahimovic.
Sayangnya, kontrak Zlatan Ibrahimovic bersama Manchester United akan berakhir pada 30 Juni 2017. Hingga saat ini belum ada tawaran kontrak baru dari manajemen The Red Devils. (Bola: Berbagai sumber)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…