RIAUBOOK.COM - Belasan suporter terluka saat pertandingan PSIS Semarang menjamu Persis Solo lanjutan Grup 4 Liga 2 di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (21/8/17).
Kerusuhan terjadi sesama suporter PSIS antara Snex di tribune utara dengan Holigan di tribune timur sebelah utara.
Dilansir dari laman bola.com, keributan bermula saat babak pertama selesai. Berawal dari saling ejek, kedua suporter lantas saling lempar botol air mineral, batu hingga bongkahan bata. Belasan suporter terluka akibat terkena lemparan batu dan mendapatkan perawatan intensif. Akibat kejadian itu, kick off babak kedua sempat tertunda sekitar 15 menit.
Kapten PSIS, Haudi Abdillah dan bos tim tuan rumah, Yoyok Sukawi harus turun tangan untuk menenangkan kedua suporter. Bentrokan reda setelah satu kompi polisi membentuk pagar betis di atas masing-masing tribune.
''Kami sangat menyesalkan kejadian ini, apalagi sesama suporter Semarang. Terlebih pertandingan sempat tertunda akibat kerusuhan itu,'' kata Yoyok Sukawi setelah pertandingan.
Dia menjelaskan, bentrokan sesama kelompok suporter sebelumnya pernah terjadi. Pihaknya juga sempat mempertemukan kedua belah pihak dan sepakat berdamai. Namun pria yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah menyesalkan kejadian serupa terulang.
Yoyok menambahkan, masalah ini jadi pekerjaan rumah manajemen untuk kembali mendamaikan suporter. Apalagi, PSIS telah memastikan satu tiket ke 16 Besar dan menghindari kejadian serupa terulang. ''Jangan sampai hal-hal semacam itu akhirnya merugikan tim sendiri,'' tukasnya. (RB/Bola)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…