RIAUBOOK.COM - Rencana aksi unjuk rasa Poros Tengah Mahasiswa Pelalawan (PTMP) ke Bank Riau Kepri (BRK) Pangkalan Kerinci, Selasa (19/09/2017) ternyata bukan sekedar ancaman Hal ini terbukti dengan hadirnya sekitar duapuluhan mahasiswa yang langsung melakukan orasi didepan pintu gerbang BRK Pangkalan Kerinci.
Dari pantauan Riaubook.com terlihat Mapolres Pelalawan mengerahkan hampir 70 personil dari segenap unsur kesatuan serta ditambah anggota Polsek Pangkalan Kerinci, juga kendaraan anti huru hara maupun kendaraan taktis (rantis).
Dalam tuntutannya PTMP mengecam perbuatan asusila yang dilakukan salah seorang pegawai Customer Service (CS) bank tersebut. "Kita sangat menyesali perbuatan yang dilakukan seorang pegawai BRK terhadap mahasiswi yang lagi magang di kantor tersebut," ucap Koordinator Lapangan Unjuk Rasa PTMP Ficri Ariyanto dengan suara lantang didepan petinggi BRK dan pihak Kepolisian.
Kepala Cabang (Kacab) BRK Pangkalan Kerinci, Faisal Sambri, dalam memberikan jawaban terhadap tuntutan PTMP, menyebutkan, akan menyampaikannya ke pihak Direksi BRK. "Kita akan sampaikan seluruh tuntutan ini ke Menejemen dan Dewan Direksi BRK," ujarnya seraya menambahkan bahwa terkait dengan proses hukum., pihaknya tidak akan menutupi maupun melindungi pegawainya yang tersandung kasus hukum.
Sesusai menerima.penjelasan dari Kacab BRK Pangkalan kerinci, para pengunjuk rasa lalu membubarkan diri dengan pengawalan pihak kepolisian.
Namun tidak lama seusai bubaran dan tidak ada lagi personil polisi yang berjaga di depan BRK, terlihat beberapa.anggota PTMP masuk kedalam BRK dan langsung diterima.Kacab Faisal Sambri diruangannya di lantai II Gedung BRK.
Namun atas kejadian tersebut beredar bisik-bisik diruangan bawah dari beberapa pegawai BRK yang tertangkap Riaubook.com yang menyebutkan, tadi diluar begitu bersemangat dan terlihat hampir ada anarkis dengan main goyang dan tendang pagar. "Kok tiba-tiba jadi baik ya, kacab juga. Ada apa ya," bisik-bisik mereka dengan pelan-pelan.
Saat hal ini dikonfirmasi Riaubook.com kepada Faisal Sambri melalui sambungan seluler terkait kedatangan PTMP diruangannya menyebutkan bahwa, mereka ingin mendapat penjelasan lebih rinci. "Mereka kita beri penjelasan terkait kasus tersebut dimana pihak BRK tidak ada menutup-nutupinya. Kalau bersalah silahkan diproses secara hukum," jelas Faisal sembari menutup teleponnya. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…