RIAUBOOK.COM - Mobil angkut pasukan milik Satpol PP Kepulauan Meranti, Riau, menabrak seorang anggota Satpol PP Yuniyanti binti Baharudin (27) tahun hingga meregang nyawa, kejadiannya di komplek kantor Satpol itu di Jalan Merdeka Selatpanjang.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Selatpanjang, namun Tuhan berkata lain, korban akhirnya tidak bisa diselamatkan.
Sekretaris Dinas Pol PP Kabupaten Kepulauan Meranti Umayah Yatim, mendampingi Wakil Bupati Drs H Said Hasyim saat melayat korban di RSUD Jumat pagi (13/10/2017) mengatakan, kejadian persisnya tidak bisa ia terangkan. Sebab kejadian itu tidak dilihatnya dan berlangsung cukup singkat. Dimana para anggota Satpol PP tersebut baru saja usai melaksanakan apel pagi.
Usai apel pagi seperti biasa, kata dia, ada yang melakukan kegiatan oleh raga juga di komplek kantor tersebut. Dan di sana juga terdapat tempat parkir mobil operasional yakni mobil pengangkut anggota Satpol PP itu.
Namun entah kenapa pagi itu, lanjut dia, seseorang yang juga anggota Satpol PP tiba-tiba naik ke atas mobil. Selanjutnya diketahui korbanpun sudah tertabrak.
Anggota yang ada di tempat kejadian dengan sigap melarikan korban ke rumah sakit umum, namun katanya sampai di rumah sakit nyawanyapun tidak bisa tertolong.
"Jadi korban meninggal di RSUD, sedangkan kejadian terjadi di komplek kantor PP tersebut, sekitar pukul 08,15 WIB Jumat pagi tadi," kata Umayah Yatim di hadapan Said Hasyim di komplek RSUD tersebut, seraya menyebutkan atasan mereka Joko Surianto saat ini sedang dinas luar kota.
Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga korban yakni abang korban yang datang dari Tanjung Kulim Kecamatan Merbau, Erwan dan juga Abdul Muhid keluarga yang ada di Selatpanjang.
Said juga menyatakan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut, kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan almarhumah.
"Kejadian tersebut dipastikan tidak ada unsur kesengajaan," kata dia.
Untuk itu, lanjutnya, serahkan pada aparat hukum untuk menangani musibah ini.
"Dan terkait segala sesuatu untuk mengantar korban ini ke kampung halaman semuanya disiapkan oleh pemerintah daerah. Mari kita renungi kejadian tersebut, ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua," kata Said.
Erwan selaku abang korban di dampingi Muhid, kepada riaubook.com sesaat hendak keluar dari kamar mayat menyebutkan, untuk saat ini pihaknya hanya mengantarkan jenazah itu dulu ke kampung halaman di Desa Tanjung Kulim untuk selanjutnya dikebumikan.
"Terkait sebab akibat dan kronologi kejadian, kenapa adik kami menjadi korban, hal itu akan kami pertanyakan kemudian," katanya lagi.
Untuk saat ini pihak keluarga juga telah dengar pelaku sudah ditangani pihak kepolisian.
"Jadi keluarga belum bisa bicara apa-apa, sebab kejadian ini bagaikan petir menyambar kami di siang bolong," kata Erwan dengan menitikkan air mata. (RB/jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…