RIAUBOOK.COM - Semasa hidupnya Brigjen (Pol) Siswandi menghabiskan umurnya mengabdi sebagai anggota Reserse Polri, dan 70 persen pengabdiannya berada di dunia narkotika.
Dari sisi yang berbeda, Siswandi melihat terdapat ketimpangan pemikiran antara kalangan elite dengan kalangan bawah, mereka yang di atas sibuk kisruh berpolitik, sementara mereka yang di bawah terus tergerus narkotika dan obat-obatan terlarang, salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya perhatian pemerintah terhadap mereka.
Dari sisi yang berbeda, Brigjen Siswandi memandang perlunya perhatian khusus dari sejumlah persoalan yang ada di tengah masyarakat, dan narkoba adalah masalah yang harus diutamakan untuk segera dituntaskan.
"Selama saya berada di tubuh Polri, 70 persen saya berada di dunia narkotika, jadi saya tahu persis kondisi ini," kata dia di Pekanbaru, Sabtu (9/12/2017).
Menurut dia, narkoba adalah salah satu penyebab bangsa ini dipenuhi oleh generasi penerus yang tidak lagi memikirkan masa depan bangsanya.
Sementara dia, juga mengaku prihatin dengan kondisi politik di negeri ini, ketika 'mahar' menjadi satu alasan tumbuh kembangnya koruptor yang pada akhirnya mengalihkan perhatian mereka pada kondisi buruk masyarakat saat ini.
"Saya sudah mengajukan pensiun, karena saya maju menjadi salah satu wali kota, Wali Kota Cirebon, tapi tanpa mahar, dan dengan misi membawa perubahan itu, saya kemudian banyak diminta oleh para petinggi partai politik, meski saya tidak pernah bertemu atau bertatap muka langsung dengan mereka," katanya.
Siswandi mengatakan itu saat menghadiri acara deklarasi sekaligus pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Riau di Pekanbaru.
Saat itu turut hadir Ketum ARUN Bob Hasan, Sekjen ARUN, Bungas Thomas Fernando Duling, dan rombongan termasuk pelawak Tessy Kabul Basuki serta Asisten I Pemprov Riau Khasiarudin.
Sementara itu, para pengurus ARUN Riau yang dilantik adalah Masuri sebagai Ketua DPW Riau, Kholis Romli sebagai Sekretaris dan Arpi Marzuki Wakil Sekretaris.
Pada DPW Riau juga ada 10 Wakil Ketua Bidang serta 4 orang dewan penasehat yakni; Kampriwoto, Fakhrunnas MA Jabbar, Yanto Budiman Situmeang dan Ian Machyar. (RB/fzr)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…