RIAUBOOK.COM - Terkait perkembangan terakhir persiapan Embarkasi Haji Antara di Riau, Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu balasan surat undangan Lintas Departemen yang telah dikirimkan.
"Kita kan mengundang lintas departemen, itu yang kita tunggu jawabannya, apakah dengan mereka melihat fisik secara langsung kemarin itu, akan menetapkan jadwal, ya itu kitunggu," kata Asisten I kepada RiauBook.com di Kantor Gubernur Riau, Rabu (28/2/2018).
Ahmad Syah mengatakan, sebelumnya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Nizar Ali sempat berkunjung untuk meninjau lokasi secara informal.
"Terkhir walaupun secara informal, Dirjen telah berkunjung untuk meninjau lokasi, karena kalau informal dia kan juga mengajar, tapi baru dari Dirjen Haji dan internal, belum Lintas Departemen," kata dia.
Kata dia, secara fisik seharusnya ada tiga yang dikerjakan.
"Satu, aula, kemudian ruang kedatangan, karena ruang keberangkatan kan sudah siap, kalau ruang kedatangan baru mulai dikerjakan, yang kedua, ruang makan, sudah dalam tahap lanjutan pengerjaan dan yang ketiga itu gudang," kata Ahmad Syah.
Kata dia, pihaknya menargetkan penyelesaian Embarkasi tersebut sudah rampung di pertengahan bulan April 2018.
"Kita menargetkan itu selesai di pertengahan bulan April, nah, apakah mereka masih mau menunggu kita?, kita berharap mereka mau menunggu, kalau kendala lain tak ada, hanya itu saja," kata dia.
Selain itu, masih kata Ahmad Syah terkait peraturan daerah tentang pembiayaan haji telah ketuk palu dan saat ini tengah sedang diharmonisasi dengan Kementerian Dalam Negeri.
"Itu sudah diketuk palu, dan saat ini sedang harmonisasi dengan Kemendagri, kalau sudah diharmonisasi ya tinggal diundangkan dalam lembaran daerah," ujarnya.
Ahmadsyah mengatakan, anggaran yang disediakan untuk penyelenggaraan haji tahun ini sebesar lebih kurang Rp 27 milar.
"Kalau untuk tahun ini, anggaran yang disediakan khusus penyelenggaraan haji sekitar Rp 27 miliar, itu untuk biaya transportasi pulang pergi Pekanbaru-Batam kan sudah jadi kewajiban Pemprov, karenakan pesawatnya carter, jumlah jamaahnya 5.100 orang, carternya 3 unit, karena harus berangkat bersamaan, persyarataannya kan harus ada 3 pesawat yang stay disini," demikian Ahmad Syah. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…