RIAUBOOK.COM - Beras Sejahtera (Rastra) yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat miskin melalui Badan Usaha Logistik (Bulog) dalam penyalurannya tidak dipungut biaya.
Namun dilapangan pendistribusian beras tersebut terkadang belum sesuai dengan yang diharapkan.
Risna Wita, ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mengatakan kalau Rastra yang disalurkan Bulog ternyata masih ada pungutan biaya.
"Memang beras itu murah harganya, sekitar enam ribuan per kilo, separuh dari harga beras di pasaran lah, tapi itu juga belum tentu ada setiap 6 bulan sekali, saya juga heran, kenapa penyalurannya tidak seperti diluar, yang rutin diberikan setiap bulan," kata dia kepada RiauBook.com, Jumat (2/3/2018).
Dia mengaku, dengan adanya Rastra tersebut, dirinya cukup terbantu untuk memenuhi kebutuhan beras bulanan dirumahnya.
"Lumayan juga lah, tapi kenapa kok gak rutin, itu aja," ujarnya.
Saat RiauBook.com melakukan konfirmasi kepada Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumberdaya Alam Provinsi Riau Darusman, dia mengatakan kalau dalam pendistribusian beras tersebut memang tidak ada pungutan yang dibebankan kepada masyarakat, namun Bulog juga tidak punya tanggung jawab untuk membagikan itu sampai pada titik pembagian terakhir karena memang Bulog tidak ada anggaran terkait itu.
"Misal dari sini ke Meranti, Bulog hanya mengantar dari Pekanbaru ke Pelabuhan, nah, dari Pelabuhan ke kabupaten yang kemudian disalurkan ke kecamatan dan ke kelurahan, ini kan seharusnya tugas Pemkab/Kota, kalau pun misalnya ada, itu kesepakatan dari Camat dan Lurah, biarlah kami sedikit melebihkan untuk ongkos distribusi, misalnya," kata dia kepada RiauBook.com di Kantor Gubernur Riau.
Namun jika perlu dirembukkan bersama antara Bulog dan Pemkab terhadap masalah ini, itu lebih baik, pemkab bisa mengalokasikan sejumlah dana soal pendistribusian beras untuk masyarakat tersebut.
"Untuk masalah ini kami sudah ingatkan, bagaimana solusi yang ditawarkan oleh Pemkab supaya beras itu sampai ke titik bagi, silahkan dirembukkan dengan Bulog sendiri," ujarnya
Kata dia juga, Rastra yang disalurkan kepada masyarakat adalah beras dengan kualitas kelas premium.
"Kalau diluar, di kedai itu harganya sekitar dua belas ribuan lah," ujar Darusman. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…