RIAUBOOK.COM - Sekertaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hizaji mengatakan, sosialisasi terkait Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) masih menjadi catatan dalam penerapannya, khususnya di daerah kabupaten/kota sampai pada tingkat kecamatan, Jumat (23/03/2018).Â
"Jadi salah satu catatan, kemarin kita dengan Plt Gubernur bertemu dan Tim Saber Pungli Pusat agar kita mensosialisikan ke kabupaten/kota, kepada jajaran pemerintahan agar betul-betul memperhatikan aspek pungutan liar," kata Sekda kepada RiauBook.com.Â
Untuk itu, pihaknya memberikan perhatian serius pada pelaksanaan kegiatan bukan hanya pada tingkat pemerintahan tapi juga sampai pada sekolah-sekolah.
"Di sekolah-sekolah, Pemerintah Kabupaten/Kota, tingkat kecamatan, ini menjadi perhatian kita dan menjadi komitmen kita," ujar Sekda. Â
Kata Sekda, dalam pelayanan publik sudah semestinya tidak ada lagi bahasa pungutan liar dalam pelaksanaannya. Â
"Misalnya dalam hal pendaftaran perizinan, dalam memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sudah semestinya tidak ada lagi bahasa pungutan liar disitu, semua harus berbasis pelayanan yang standart, yang kedua, di objek-objek yang lain seperti bidang kesehatan, pendidikan dan kependudukan, itu harus berorientasi dengan pelayanan yang baik," kata Sekda. Â
Dia juga mengimbau agar jangan ada unsur pungutan apapun diluar dari kewajiban pajak, retribusi dan sebagainya. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…