Pacu Jalur Tradisional 2018 di Kuantan Sengingi, Riau (foto Dwi)

Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:45 WIB 14830000

Di Tengah Defisit Anggaran, Bagaimana Nasib Pariwisata di Riau?

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Akibat dilanda defisit anggaran, sejumlah sektor dalam rencana pembangunan daerah di Provinsi Riau mendapat imbas rasionalisasi demi menjaga kestabilan likuiditas keuangan daerah.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat diminta cermat dalam melihat program yang menjadi prioritas.

Lantas, bagaimana dengan nasib pendanaan sektor pariwisata yang dinilai akan membantu mendongkrak pendapatan Riau saat produksi Migas tidak lagi bisa diharapkan?

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan kalau pariwisata merupakan sektor yang dianggap strategis dalam menyokong dan menumbuhkan ekonomi daerah, apalagi saat Provinsi Riau tidak lagi bisa mengharapkan pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang kian menurun.

"Pariwisata ini di dalam RPJMD kita merupakan salah satu program strategis daerah, tentu itu jadi perhatian kita dalam penganggaran, ibu Esti (Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata) juga menyampaikan, pariwisata Riau sejak 2015 meningkat secara signifikan, dan ini bagus dampaknya terhadap perekonomian masyarakat," kata gubernur kepada RiauBook.com, Rabu (30/8/2018), di Kediaman Bupati Kabupaten Kuantan Sengingi.

Apalagi, gubernur melanjutkan, dalam Kabinet Presiden Jokowi pariwisata dijadikan sebagai leading sektor dalam penambahan devisa.

"Nantinya, pariwisata akan mengalahkan sektor Migas, kita mempunyai peluang untuk mengembangkan itu, seperti Pariwisata Berbasis Budaya dengan adanya empat sungai besar," kata gubernur.

Karena itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Riau akan mewujudkan mimpi supaya Riau menjadi pusat ekonomi dan kebudayaan Melayu di Asia Tenggara sesuai Visinya.

"Kita berusaha untuk bisa lebih banyak lagi yang lolos penilaian kurator di Wonderful Indonesia, dari seratus sekian, ini sudah tiga yang lolos, dan itu sudah dibantu oleh Kementerian Pariwisata berupa promosi dan bantuan pelaksanaan iven tersebut, artinya kita harus pandai-pandai menggunakan anggaran dan berkomunikasi ke Pemerintah Pusat," demikian gubernur. (RB/Dwi)

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

Pesta Masyarakat Desa Pulau Gadang ala Zaman Kuno

Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:05 WIB

Pertama di Kampar, Pacu Sampan Sei Tarap Berdayung

Minggu, 26 Agustus 2018 - 10:53 WIB

Pilihan Nyaman Hotel Dekat Candi Borobudur

Selasa, 07 Agustus 2018 - 12:40 WIB

Unik, Festival Sampan Leper di Kuala Getek

Minggu, 29 Juli 2018 - 12:56 WIB

Haus Hiburan Saat Lebaran, Alam Mayang Jadi Sasaran

Senin, 18 Juni 2018 - 20:37 WIB

Dinas Pariwisata Siak Pasang Target Rp1,2 Miliar

Minggu, 27 Mei 2018 - 13:51 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Festival Pulau Tilan

Rabu, 09 Mei 2018 - 13:02 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize