RIAUBOOK.COM - Legislator Riau dari Fraksi Demokrat, Aherson menyatakan kekecewaan atas kegiatan Riau Expo 2018 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Riau yang sepi peserta dan sepi pengunjung.
Dia mengatakan, hal itu terjadi karena minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh OPD terkait, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), padahal kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap tahun.
"Apa yang jadi tujuan dari pelaksanaan sangat bagus, upaya mempromosikan potensi, produk unggulan dan ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Riau," katanya.
Kemudian, lanjut dia, anggarannya sudah ada atau dimasukkan dalam APBD murni sebelumnya, karena input dan out putnya jelas, lebih menguntungkan.
"Tinggal lagi bagaimana OPD terkait mengemas acara itu berjalan baik dan banyak peserta maupun pengunjungnya," kata Aherson, Senin (5/11/2018).
Disampaikan juga oleh Ketua Komisi V DPRD Riau ini, kurangnya pengunjung dirasanya lebih pada minimnya ekspos yang dilakukan pada masyarakat.
"Jadi banyak masyarakat yang tidak mengetahui adanya acara tersebut," kata dia.
Kemudian, lanjut Aherson, adanya OPD yang batal ikut kegiatan tersebut bisa jadi karena pihaknya beranggapan kegiatan itu kurang penting.
"Sehingga dengan defisit anggaran dilakukan rasionalisasi," tambah politisi Demokrat Dapil Inhu-Kuansing ini.
Untuk diketahui, Riau Expo 2018 dilaksanakan dari tanggal 3 hingga 9 November 2018 dilaksanakan di halaman Kediaman Gubernur Riau Jalan Diponegoro.
Untuk meramaikan pengunjung panitia menggelar beberapa hiburan seperti jalan santai, lomba mewarnai dan lomba lainnya, dan malam penutupan akan mengundang artis ibu kota. (RB/MCR/Ch)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…