RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) secara simbolis melalui BPBD setempat.
Bantuan itu diberikan lewat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger.
Diharapkan, bantuan yang diberikan tersebut bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Sedangkan bantuan peralatan seperti tenda dan perahu bisa dimanfaatkan untuk langkah tanggap darurat yang kini sudah ditetapkan Pemkab Inhu sejak 5 sampai dengan 25 November mendatang.
"Kita tentunya berharap langkah tanggap ini bisa dimaksimalkan penanganannya, termasuk bantuan makanan paling tidak bisa meringankan beban," kata Sanger yang juga mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini, Jumat (9/11/18).
Bantuan yang didiberikan tersebut terdiri dari lauk pauk 72 paket, tambahan gizi 48 paket, makanan siap saji 36 paket, perlengkapan makanan 4 paket. Kemudian ada juga kidware 10 paket, sandang 50 paket, family kid 4 paket, matras 90 paket, perahu karet 1 unit, tenda pengungsian 4 set, kantong mayat 4 lembar, tenda gulung 30 lembar.
Ada pun berdasarkan laporan BPBD setempat, saat ini ada sebanyak 59 desa dan kelurahan yang terdampak banjir dengan merendam 1.437 rumah warga di 10 kecamatan. Seperti di Kecamatan Rengat 9 desa. Rengat Barat 7 desa dan merendam 1 unit sekolah. Kuala Cenaku 1 desa.
Pasir Penyu 5 desa, merendam 190 rumah serta 1 unit sekolah. Lirik 1 desa merendam 90 rumah. Sungai Lala 7 desa, merendam 52 rumah. Kelayang, 9 desa merendam 165 rumah. Rakit Kulim 7 desa, merendam 60 rumah. Batang Peranap 3 desa merendam 124 rumah, sawah 65 hektar, kebun 175 hektar serta perkebunan palawija 35 hektar. Peranap 10 desa merendan 756 rumah.
"Kita berharap BPBD setempat terus berkoordinasi dengan kita. Kemudian bagaimana penanganan persoalan banjir ini bisa dimaksimalkan penanganannya. Jika memang dibutuhkan kita tentu siap membantu," kata Sanger. (RB/MCR)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…