RIAUBOOK.COM - Bupati Siak H Syamsuar meninjau beberapa titik lokasi yang yang terendam banjir, ia mengingatkan agar masyarakat tidak manja dengan situasi banjir, dengan tidak mengharapkan pemerintah sepenuhnya dalam mengatasi banjir.
"Masyarakat jangan terlalu manja dengan banjir, jangan menunggu pemerintah untuk mengatasi banjir. Masyarakat bisa saja membersihkan lingkungan terutama masyarakat-masyarakat yang didepan rumah mereka ada parit," kata Syamsuar, saat dijumpai meninjau lokasi banjir di Kampung Langkai Kecamatan Siak Sri Indrapura, Kamis (6/12/18).
Syamsuar juga meminta masyarakat untuk bergotong royong membersihkan parit-parit, dan ia juga mengingatkan kepada pihak kampung dan kecamatan agar proaktif dalam hal menangani bencana seperti banjir.
"Sifat gotong royong harus selalu dijaga, kalau tidak dijaga seperti ini jadinya banyak sampah menumpuk sehingga pembuangan air jadi tersumbat dan mengakibatkan banjir," kata Syamsuar.
Sementara itu, kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman (PU Tarukim) Siak Irving Kahar mengatakan, saat ini pihaknya telah menurunkan alat berat untuk menormalisasi parit.
"Kita sudah turunkan alat berat di 5 lokasi, yakni Rawang Air Putih, Mempura, di daerah Islamic, Langkai dan kolam hijau Buantan Besar," kata Irving.
"Kita tidak mau ketika banjir seperti ini, baru disampaikan pihak setempat untuk minta di normalisasi. Kita minta proaktif pihak setempat," kata Irving.
Irving juga mengakui, bahwa pihaknya telah menganggarkan normalisasi parit sepanjang 201 Km setiap tahunnya.
"Sampai saat ini telah kita lakukan sampai bulan Oktober. Untuk mengatasi banjir, dinas PU melakukan normaliasi untuk kecamatan Siak 4 kali, Tualang 3 kali, Sungai Apit 3 kali dan kecamatan lain ada yang 2 kali dan 1 kali, tergantung tingkat potensi banjir di daerah nya masing-masing," kata Irving. (RB/Agus)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…