RIAUBOOK.COM - Kejadian pembunuhan dan Penculikan anak terjadi di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Riau, seorang anak berumur 5 tahun bernama Ayub ditemukan tewas di Jalan Cenderawasih Kampung Perawang Barat Tualang dalam kondisi tangan, kaki dan leher terikat dan korban dibenam di dalam lumpur.
Kejadian tersebut terjadi, Jumat (28/12/18) kemarin sekira pukul 19.00 WIB. Atas kesiggapan pihak kepolisian, tidak menunggu waktu lama pelaku pembunuhan dan penculikan anak itu dapat terungkap.
Pelaku berinisial MS. Pelaku sebelum melakukan pembunuhan sempat menghubungi ayah korban untuk meminta tebusan sebesar Rp 300 juta.
"Sekitar pukul 23.30 WIB (28/12/18), bapak korban mendatangi Polsek Tualang, untuk melapor bahwa anaknya telah di culik, saat itu ayah korban berada di Pekanbaru dan mendapatkan pesan SMS dari sesorang berisi anaknya saat itu ditangan pelaku, kemudian pelaku meminta tebusan sebesar Rp 300 juta ke ayah korban," kata Kapolres Siak AKBP Ahmad David melalui Paur Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga, Minggu (30/12/18).
Dedek menceritakan, setelah itu ayah korban menghubungi adiknya di Perawang tempat korban dititipkan sebelum ayah korban ke Pekanbaru. Tetapi korban tidak ada di rumah dan tidak ditemukan.
"Setelah itu ayah korban mendapat informasi, bahwa kerabat yang lain ada sesorang yang menelpon dengan mengatakan 'kalau anak ini mau selamat segera membayar uang tebusan', ternyata nomor yang menelpon kerabat dan nomor SMS yang masuk di HP ayah korban sama," katanya.
Setelah mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan, dan kemudian mendapat informasi bahwa ada saksi melihat korban dengan pelaku di Jalan Cenderawasih Kampung Perawang Barat berboncengan menggunakan sepeda motor.
"Setelah mencari pelaku, kita menemukan di depan Hotel Erine jalan M Yamin Perawang, setelah dilakukan pengecekan HP pelaku, ternyata nomor yang digunakan pelaku tersebut sama dengan yang di SMS ayah korban dan yang menelpon kerabat korban," kata Dedek.
Ia menjelaskan, setelah itu pihak kepolisian meminta pelaku menunjukan dimana keberadaan korban, pelaku langsung membawa di Tempat Kejadian Perkara (TKP), saat melakukan pengecekan ditemukan sesosok mayat anak-anak umur 5 tahun berjenis kelamin Laki Laki dengan kondisi tangan terikat, Leher terikat dan kaki terikat dengan menggunakan baju korban, diikat untuk tangan dan leher korban dan kaki korban diikat dengan menggunakan celana korban, dengan posisi setengah badan telungkup dari bagian pinggang ke kepala tertimbun tanah kuning dan kondisi korban telanjang.
Atas kejadian tersebut korban langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan otopsi, sementara pelaku diamankan di Mapolres Siak guna proses lebih lanjut. (RB/Agus)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…