RIAUBOOK.COM - Penghulu (Kepala Desa) Sabak Permai Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Kamarudin menyesali sikap perusahaan BOB tidak membantu menurunkan mobil pemadam kebakaran saat kejadian kebakaran rumah warga di Sabak Permai.
"Kita sangat sayangkan, dalam kondisi darurat seperti ini pihak perusahan tidak bisa membantu," kata Penghulu, saat dikonfirmasi melalui sambungab telepon seluler, Ahad (27/1/19).
Kamarudin mengatakan, dengan tidak adanya bantuan dari pihak perusahaan, maka masyarakat dan MPA yang melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
"Tidak saya saja, tadi Camat dan Kapolsek juga berusaha untuk menelpon pihak perusahaan, namun tetap dijawab pihak Humas BOB," sesalnya.
Saat dikonfirmasi, Humas BOB Azhar mengatakan, saat Penghulu, Camat dan Kapolsek menelponnya, ia sedang melaksanakan Shalat Ashar.
"Iya, tadi saat saya ditelpon, saya sedang Shalat Ashar berjamaah. Setelah selesai, dan masuk ke kantor lagi, saya melihat panggilan tak terjawab, maka saya telpon pak Camat kembali," kata Azhar.
Azhar mengatakan, setelah ia menelpon pak Camat, kemudian ia memerintahkan pekerja BOB untuk mengecek ke lapangan. Namun api sudah padam.
"Saya telpon pak Camat sekitar pukul 4 lewatlah, pak Camat bilang ada rumah warga di Sabak Permai terbakar, setelah itu saya langsung telpon orang safety, kemudian orang safety mengecek lapangan," kata Azhar.
"Tetapi, orang safety mendapat kabar dari warga, apinya sudah padam. Kemudian kami memastikan maka kami cek pakai mobil kecil disana, ternyata memang sudah padam, karena kalau mobil fire dibawa, membutuhkan waktu agak lama," terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, musibah bagi keluarga Bahrudin ketua Rukun Warga (RW) 02 Dusun Sabak Auh, Kampung Sabak Permai Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, Riau, rumahnya datar dengan tanah setelah si jago merah melalap semua rumahnya.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB (27/1/19), saat itu Bahrudin sedang berada di dalam rumah sedang istirahat. Saat itu ia merasa kepanasan dan keluar dari rumah, alangkah terkejutnya ia melihat kobaran api sudah meluas di atap rumahnya.
Diduga, api berasal dari konsleting listrik, karena saat kebakaran, api pertama kali terlihat dari atas atap rumah Bahrudin. (RB/Agus)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…