RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin menyatakan dirinya tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti debat pamungkas besok.
Menurutnya, persiapan debat dilakukan sembari kampanye.
"Ya biasalah, persiapan debat ya sambil jalan. Kan saya namanya berdua dengan Pak Jokowi. Pak Jokowi nanti yang di depan, saya kan tinggal nambahin-nambahin saja," ungkap Ma'ruf di Lamongan, Jawa Tengah, Rabu 10 April 2019.
Dia juga menjelaskan, tak banyak yang disiapkan untuk debat kelima nanti. Yang terpenting, ia akan merespons pertanyaan dari Prabowo-Sandiaga.
"Kita akan merespons nanti muncul pertanyaan. Jadi kita hanya menduga-duga apa. Pada saatnya muncul itu yang merespons. Kita kan enggak bisa mengatakan ini," pungkas Ma'ruf Amin.
Menurut Ma'ruf, isu ekonomi memiliki cakupan yang luas. Ia pun sudah menyiapkan jawaban apabila ada pertanyaan seputar pertumbuhan ekonomi hingga neraca perdagangan.
"Ekonomi ini luas sekali. Ini bisa menyangkut soal inflasi, soal pertumbuhan, soal investasi, bisa juga menyangkut industrialisasi, neraca perdagangan, mungkin bisa saja muncul," ucap Ma'ruf.
Hal senada juga disampaikan pasangan Ma'ruf, Joko Widodo atau Jokowi. Ia mengaku tak memiliki persiapan khusus untuk debat pamungkas Pilpres 2019. Hal ini lantaran dirinya sibuk keliling daerah untuk bertemu para pendukungnya.
"Enggak, malah kampanye terus. Besok saja lah, besok saja lah (kita lihat)," kata Jokowi di Sentul Kabupaten Bogor Jawa Barat, Jumat (12/4/2019).
Kendati tak memiliki persiapan khusus, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan telah menyiapkan jawaban dari serangan-serangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang sesuai dengan tema debat salah satunya masalah ekonomi.
"Karena itulah sebaiknya kita lihat bahwa dalam hal ekonomi pun Pak Jokowi punya daya unggul karena pemahamannya. Justru karena itu diserang, maka Pak Jokowi menghasilkan sebuah program-program kunci mematahkan serangan dari Pak Prabowo dan Sandi," kata Hasto di Rumah Cemara Nomor 19, Jakarta Pusat, Kamis 11 April.
Menurut Hasto, dalam beberapa tahapan debat, Jokowi-Ma'ruf selalu menampilkan hal-hal baru. Serta bisa memberikan efek kejut yang lain dari biasanya.
"Khususnya ketika Pak Ma'ruf Amin tampil memberikan efek kejut bahwa beliau sosok pemimpin yang kaya akan pengalaman, termasuk mampu menggunakan diksi-diksi yang ternyata sesuai dengan harapan orang muda," ungkap dia.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ini yakin, Jokowi akan menguasai materi debat capres-cawapres mendatang. Pasalnya, lanjut Hasto banyak masyarakat yang sudah merasakan keberhasilan Jokowi dalam memimpin Indonesia.
"Ya kalau kita lihat dari kalangan bawah mengapa banyak memberikan dukungan kepada Pak Jokowi karena mereka yang paling banyak merasakan. Tapi kita berbicara instrumen perpajakan tanpa pandang bulu yang diterapkan Pak Jokowi ini mungkin disikapi berbeda," ucap Hasto.
Sumber Liputan6



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…