RIAUBOOK.COM - KPU Siak telah menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara untuk Pemilu 2019. Alhasil, untuk perolehan suara di DPRD Siak PAN berhasil meraih suara terbanyak dengan persentase 18 persen, disusul partai Golkar dengan 15 persen. Namun partai berlambang matahari itu ternyata tidak bisa mengamankan kursi ketua DPRD Siak, karena kalah jumlah kursi dengan partai Golkar.
Jumlah kursi yang diraih PAN hanya memperoleh 7 kursi dari 4 daerah pemilihan, sedangkan Golkar 8 kursi, mengapa demikian? pasalnya, Golkar lebih efektif soal suara jika dibanding PAN dengan banyak suara yang tersisa dan tidak cukup dengan bilangan pembagian.
Hal tersebut berdasarkan data hasil Pleno tingkat kabupaten Siak yang berlangsung 2-6 Mei lalu di Gedung Tengku Maharatu.
PAN meraih 41.169 suara atau 18,47 persen, diikuti Golkar yang meraih 34.857 suara atau 15,64 persen, ketiga Gerindra meraih 28.704 suara atau 12,88 persen, PDIP dengan 26.402 suara atau 11,84 persen.
PKS 17.938 meraih suara atau 8,05 persen, Demokrat meraih 15.205 suara atau 6,82 persen, PKB meraih 14.002 Suara atau 6,28 persen, Nasdem meraih 11.893 suara atau 5,33 persen, Hanura meraih 10.872 suara atau 4,88 persen, PPP meraih 9.548 suara atau 4,28 persen, Berkarya meraih 5.520 suara atau 2,48 persen, Perindo meraih 3.068 Suara atau 1,38 persen.
Kemudian PBB meraih 2.005 Suara atau 0,90 persen, PKPI meraih 681 Suara atau 0,31 persen, PSI meraih 674 suara atau 0,30 persen dan Garuda 404 suara atau 0,18 persen.
Ketua KPU Siak Ahmad Rizal mengatakan, secara keseluruhan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Siak berjalan aman dan lancar.
"Semua tahapan sudah tuntas, dan hasil pleno kabupaten sudah diserahkan ke KPU Provinsi. Alhamdulillah berjalan aman, lancar, jujur adil dan demokratis tentunya untuk Pemilu 2019 di Siak ini," ujarnya.
Sesuai aturan dan mekanisme Pemilu 2019, partai pemenang atau meraih suara terbanyak secara keseluruhan belum tentu menempatkan kadernya memperoleh kursi terbanyak.
Begitu yang terjadi untuk PAN di Siak, walapun sebagai pemenang, tidak mendapatkan kursi terbanyak di legislatif untuk tingkat Kabupaten. Berdasarkan dari hasil pleno, diketahui Partai Golkar berhasil keluar sebagai partai terbanyak meraih kursi di pemilihan legislatif 2019 tingkat Kabupaten dengan merebut 8 kursi. Disusul PAN 7 kursi.
Sekretaris Golkar Indra Gunawan mengapresiasi kinerja seluruh kader dan simpatisan partai Gokar, karena sudah berjuang untuk memenangkan Golkar di Pemilu 2019 ini. Dengan raihan 8 kursi oleh Golkar, Indra mengatakan, itu membuktikan partai berlambang pohon beringin itu masih dipercaya masyarakat, khusunya di Kabupaten Siak.
"Terimakasih kami ucapkan ke masyarakat Kabupaten Siak, yang telah memilih partai Golkar di Pemilu 2019 ini, terimakasih juga kami ucapkan, kepada semua pihak terutama kepada pihak KPU yang telah suskes menyelenggarakan Pemilu 2019 di Siak dengan aman dan lancar," kata Indra.
Sementara ketua DPD PAN Siak Alfedri mengaku bersyukur atas kepercayaan masyarakat Siak, yang telah memilih PAN, dengan dibuktikan partai besutan Zulkifli Hasan itu meraih suara terbanyak di Pemilu 2019 ini.
"Bersyukur kepada Allah SWT karena PAN meraih suara terbanyak dan terimakasih kepada masyarakat yang sudah memilih PAN dan mempercayakan suaranya, terbukti dengan persentase tertinggi perolehan suara," kata Alfedri, yang juga merupakan Bupati Siak itu.
Keprcayaan yang diberikan masyarakat itu kata Alfedri, akan dijalankan sebanyak amanah yang diberikan ke PAN oleh 7 anggota DPRD yang akan duduk di DPRD Siak 2019-2024 itu.
"Amanah rakyat ini Insha Allah akan kami emban dengan sebanyak mungkin untuk kesejahteraan rakyat dan untuk kemajuan Siak kedepannya," kata Alfedri. (RB/Agus)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…