RIAUBOOK.COM - PTTEP Indonesia bersama Universitas Trisakti, Program Pasca Sarjana CECT MM-Sustanainability kembali menggelar Seminar Nasional (Semnas) "Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)", Rabu (19/6/2019).
Bertempat di Grand Ballroom Hotel Aryaduta, Kota Pekanbaru, acara ini merupakan seminar kali ke tujuh yang dilakukan perusahaan eksplorasi produksi minyak dan gas bumi yang berbasis di Thailand tersebut, bersama CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti sejak tahun 2018 lalu.
General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara mengatakan, pihaknya memutuskan melanjutkan acara ini ke beberapa kota lain, khususnya Pekanbaru, setelah melihat antusiasme dari peserta seminar dan loka karya pada pada gelaran sebelumnya.
"Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemeritah Indonesia untuk mencapai SDGs," kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi yang membuka kegiatan tersebut mewakili Gubernur Riau, H Syamsuar mengatakan, apa yang dilakukan PTTEP Indonesia bersama CECT MM-Sustanainability ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan integrasi strategi dengan melibatkan semua stakeholder, termasuk swasta dan terutama para perusahaan Migas dan SKK Migas.
Apalagi, dikatakan Sekda, Provinsi Riau sudah mempunyai rencana aksi yang di dalam perumusannya juga terdapat rencana aksi SDGs dan 20 partner dari Internasional.
"Peran strategis swasta dan perguruan tinggi sangat memungkinkan untuk terlibat aktif dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui banyak sektor seperti migas," kata Sekdaprov Riau.
Hadir sebagai pembicara dalam kesempatan ini, diantaranya Ketua Sekretariat SDGs, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Abdullah Maskur.
Kemudian, tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor yang antara lain hadir mengisi acara adalah Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara Avicenia Darwis, Technical Advisor United National Development Program (UNDP) Juliaty Ansye Sopacua Ph.D, General Affairs Manager PTTEP Afiat Djajanegara, Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterpnse Herdiansah dan Co-Founder CSRI Indonesia Jalal.
Dalam pemaparannya, Abdullah Maskur membagikan ilmu dan pengalamannya terkait perkembangan Provinsi Riau dalam mencapai target keberlanjutan Pemerintah Indonesia dengan menyatukan akademisi, LSM dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama mendapatkan kolaborasi dalam mencapai SDG's.
Selain itu yang membuat acara kali ini berbeda dari yang diadakan di kota-kota sebelumnya, PTTEP dan CECT MM-Sustainability memberikan kesempatan bagi para UMKM dan social entrepreneur lokal Pekanbaru untuk mengadakan bazaar selama seminar berlangsung.
UMKM dan social entrepreneur yang mengadakan bazaar di seminar SDGs inf adalah HoT (House of Tempe), Starkids Islamic Flexischool, Daego Chips, Hanisuncake. dan Mische Aesthetic Clinic. UMKM tersebut tepilih karena menjunjung produk Pekanbaru serta memberdayakan masyarakat serta kearifan dan sumberdaya sekitar lokal.
PTTEP Indonesia juga akan menyediakan bazaar untuk UMKM dan social entrepreneur lokal untuk seminar yang akan diadakan selanjutnya di Bali dan Yogyakarta dengan skala yang lebih besar. Bazaar ini diadakan sebagai bentuk nyata komitmen PTTEP untuk tidak hanya memberikan forum knowledge sharing untuk membangun SDGs tetapi juga untuk membantu social entrepreneur dan masyarakat lokal.
Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah lanjutan dari serangkaian seminar di tahun 2018 yang sebelumnya diadakan di 6 kota yaitu: Jakarta, Makassar, Palembang. Medan dan Surabaya dan Balikpapan.
Mengikuti panggilan Kementerian PPN/Bappenas yang mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama merealisasikan pelaksanaan agenda Sustainable Development Goals, terutama poin SDGs No 17 yaitu, "Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDGs." PTTEP dan Universitas Trisakti, MM-Sustainbility, menyelenggarakan rangkaian acara seminar untuk membnam relasi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintahan, sektor swasta, LSM dan individu di lima kota.
Menjalin kemitraan ini perlu dibina agar para pemangku kepentingan dapat bersama-sama membantu Indonesia menapal pembangunan yang berkelanjutan.
Selain seminar, akan diadakan juga lokakarya pads tanggal 14 dan 15 Maret 2019 yang bertujuan unuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah. Lokakarya ini akan dipimpin oleh instruktur dari Universitas Trisakti MMSustainabily. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…