RIAUBOOK.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Riau telah membagikan sekitar 40.000 masker kepada masyarakat sejak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah setempat mulai menjadi dalam kurun waktu belakangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Provinsi Riau Yoganes menerangkan, masker tersebut sebagian besar didistribusikan ke sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kota Pekanbaru.
"Kita sudah mendistribusikan 40.000 masker untuk sekolah. Jadi kalau anak-anak itu keluar ruangan, diharuskan pakai masker. Dinas Pendidikan juga sudah menganjurkan ke sekolah-sekolah untuk imbauan ini," kata Yohanes, Senin (26/8/2019) di Pekanbaru.
"Jika ada sekolah yang kekurangan masker, dia minta suplai masker ke kita dan kita berikan," tambahnya.
Menurut Yohanes, pencemaran kualitas udara di Riau, khususnya di Pekanbaru cenderung fluktuatif. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah arah angin yang cendrung berubah-ubah.
"Kalau mengarah ke Pekanbaru, maka terjadi kabut asap. Kecenderungannya di Pekanbaru ini, kalau pagi, partikel debu akibat kebakaran (hutan dan lahan) itu bersatu dengan embun. Jadi dia lebih pekat.
Seakan-akan pagi hari itu asap tebal, ketika matahari mulai bersinar, embun tadi menguap terus hari menjadi cerah, asapnya hilang," tutur Yohanes.
Namun begitu karena berbagai pertimbangan, pemeritah setempat masih belum memutuskan untuk meliburkan sekolah.
"Kalau kita liburkan anak sekolah, dia akan menjadi beban orang tuanya, pengalaman saya tahun 2014/2015 yang terjadi kabut asap hebat itu, kalau ISPU-nya 350 mencapai 400. Itu anak-anak diliburkan. Tapi setelah diliburkan, anak-anak itu justru main bola di luar," ujarnya.
"Kalau sekarang ini masi kategori waspada. Maka sebaiknya kita anjurkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan," Yohanes menambahkan. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…