Licik, Perusahaan Asing "Mau" Curi Uang Negara Indonesia

Riau Book- Indonesia merupakan Negara dengan ladang investor asing terbesar saat ini, hampir di setiap daerah di Tanah Indonesia beranekaragam perusahaan asing mengibarkan benderanya masing-masing. Bahkan perusahaan-perusahaan asing bertahan dengan betah dan nyamannya di Tanah Air Indonesia dengan jangka waktu yang sudah begitu lamanya. Sampai-sampai perusahaan lebih dahulu berada di Indonesia dari pada kemerdekaan Indonesia itu sendiri. Sebut saja misalnya California Texas (CALTEX).

Setiap potensi daerah dikeruk kekayaannya demi memuaskan hasrat harta untuk kepentingan perusahaan tanpa memikirkan kepentingan daerah bahkan Negara sekalipun.

Bila kita mengkaji perusahaan asing yang berada di Indonesia, tak enak jika tidak mengaitkannya dengan perusahaan Migas terbesar dunia, yaitu CALTEX atau dengan namanya yang sekarang adalah PT. Chevron Pasifik Indonesia. Perusahaan asal Amerika ini hampir 90 Tahun "berkuasa" di Indonesia. Di Provinsi, yang oleh Gubernur Andi Rahman memploklamirkanya sebagai The Homeland Of Melayu, PT. Chevron mendarat pertama kali pada tahun 1928.

Di yakini di Provinsi Riau lah Chevron mendapatkan kegemilangannya sebagai perusahaan migas terbesar di dunia. PT. Chevron pernah dalam masa periode tahun 1973-1982 memproduksi minyak mentah sebanyak 2 Miliyiar Barel. Tentu ini merupakan suatu kegemilangan yang luar biasa yang berasal dari perut bumi Riau.

Sayangnya Chevron bukanlah perusahaan milik Negara Indonesia, dan selama beroperasi hingga saat ini keuntungan yang didapat dari KKS (Kontrak Kerja Sama) dinilai meguntungkan pihak perusahaan ketimbang Indonesia.

Dan bahkan yang lebih parahnyanya Indonesia "harus" membayar Cost Recovery (biaya pengembalian hasil operasi minyak) sebagai ketentuan peraturan yang tertuang di Undang-Undang migas. Cost Recovery dibuat sebagai dalih menarik investor asing untuk tetap beroperasi di Indonesia, padahal ini kebijakan yang membuat APBN selalu bocor!

Maka wancana Nasionalisasi aset migas yang bergelora di Indonesia perlu dipelopori oleh aktivis-aktivis, agar kekayaan alam ini dapat kita nikmati sendiri dan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia sebagaimana amanat konstitusi 1945 pasal 33.

Diperujung masa kontrak Chevron, yang bakal berakhir pada tahun 2021 mendatang. Persepsi muncul Chevron akan kembali memperpanjang kontraknya di Indonesia. Persepsi itu mungkin akan saya tepis bahwa chevron tidak akan memperpanjang kontraknya di Indonesia dengan beberapa hal yang menjadi pertimbangan perusahaan raksasa asal Amerika itu, Pertama adalah mengenai cadangan minyak blok Rokan. Cadangan minyaknya tak sebanyak dahulu, sumur-sumur tua tidak lagi menjanjikan lagi. Kedua, Harga minyak dunia terus menurun: berimbas pada perusahaan penghasil minyak seperti chevron. Ketiga, kuatnya desakan dari publik dan elit politik yang masih memiliki jiwa nasionalisme untuk tidak memperpanjang masa kontraknya di Indonesia. Atas dasar itu, menurut saya PT. Chevron berpikir seribukali memperpanjang kontraknya.

Namun saat ini yang harus diperhatikan adalah mengenai limbah Chevron. Lahan Tepapar Minyak (TTM) dilokasi ekplorasi minyak blok rokan. Saat ini masih ada 137 lahan terverifikasi dengan perkiraan kasar volume sebesar 1,6 Juta m3. Inilah yang membuat Chevron ketakutan. Tentunya PT. Chevron sebagai perusahaan kelas dunia tidak mau nama perusahaannya tercemar dan di cap sebagai perusahaan yang tidak menjaga lingkungan.

Untuk menghadapi persoalan itu PT. Chevron akan menerapkan alternative teknologi pembersihan dan pengolahan TTM (Tanah Terpapar Minyak) dengan biaya yang sangat fantastis! Dari sumber data yang kami pelajari, rupanya pada bulan Mei tahun 2015 lalu perusahaan Chevron sudah mengajukan proposal ke Skkmigas.

Walaupun proyek penerapan alternative teknologi pembersihan dan pengolahan TTM (Tanah Terpapar Minyak) belum disetujui kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, namun kabarnya alat-alat alternative teknologi sudah mulai berdatangan di Riau. Saya meminta presiden sebagai pemegang kebijakan harus jeli, tegas kepada siapapun. Tak terkecuali dengan perusahaan Chevron yang ingin mencuri anggaran negara Indonesia melalui dalih Cost Recovery untuk membersihkan limbahnya.

Kita sebagai masyarakat harus beranama-sama selamatkan uang Negara. Silakan Chevron bersihkan limbah, tapi jangan rampok uang negara. Karena sejatinya Cost Recovery itu akan dikembalikan kepada perusahaan hanya untuk operasional operasi Ekslporasi dan eksplorasi dan eksploitasi minyak saja. Tunjukkan bahwa kita benar-benar merdeka di Tanah Tumpah darah sendiri. (RB/yp)

Penulis adalah Menteri Sosial dan Politik (Mensospol) BEM Universitas Riau: Aditya Putera Gumesa

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Mencuri Dalih Cost Recovery

Riau Book- Jelang berakhirnya masa kontrak PT Chevron Pasifik Indonesia diperkirakan akan hengkang dari bumi lancang kuning 2021 mendatang. Data…

Foto

(Dirgahayu RI 71) Dalam Bayang-bayang Asap!

Riau Book- Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera, terutama di Provinsi Riau telah memasuki edisi baru. Lepas dari permasalahan…

Foto

Punya Kewarganegaraan AS, Mahasiswa Universitas Riau Minta Presiden Copot Menteri ESDM

Riau Book- Kewarganegaraan merupakan status dan hak yang diberikan oleh negara sebagai anggota dari negara tersebut, dengan ditandai pemberian…

Foto

Adi Sasono, Perginya Orang Berbahaya

Riau Book - Adi Sasono berpulang di hari Sabtu 13 Agustus 2016 sore, empat hari menjelang negeri ini merayakan ulang…

Foto

Partai Politik Sibuk Berhias Diri!

Riau Book- Keberadaan Negara demokrasi, seperti Indonesia ini tentu tidak akan pernah hilang akan kehadiran partai politik. Secara Teoritis…

Foto

Partai Golkar !

Riau Book - Bendera-bendera kuning berkibar-kibar di pinggiran jembatan layang Kuningan, Senayan, Pancoran, dan sejumlah tempat di ibukota hari-hari ini.…

Foto

Permudah Remisi Koruptor, Pemerintah Bunuh Keadilan

Riau Book- Korupsi dalam bahasa latin corruption dari kata kerja corrumpare artinya busuk, rusak, menggoyahkan, memutar balik, menyogok. Dari sudut…

Foto

Inilah Foto-foto Ketika Chevron Diduga Cemari Riau dengan Minyak

Riau Book - Caltex dan kini Chevron Pasific Indonesia (CPI) Aktif di Indonesia selama 90 tahun dan menjadi perusahaan sebagai…

Foto

Ketahanan Pangan Terancam, Kedaulatan Pangan Hanya Menjadi Angan

Riau Book- Indonesia sejak dulu dikenal sebagai negara Agraris. Tipikal masyarakatnya yang hampir sebagian besar bekerja sebagai petani untuk…

Foto

Layakkah "Full Day School" diterapkan?

Riau Book- Pendidikan merupakan hal terpenting yang harus dimiliki seorang anak dan menjadi sebuah kewajiban bagi orang tua, guru, masyarakat…

Foto

Full Day School Tidak Pantas!

Riau Book- Di setiap Negara memiliki konsep tersendiri mengenai pendidikannya, mulai dari tujuan, kurikulum pendidikan, bahkan sampai sarana dan…

Foto

DBH Turun, Harus Ada Solusi untuk Pendapatan Daerah

Riau Book- Dana Bagi Hasil ( DBH ) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan…

Foto

Diantara 59 Tahun Riau Berdiri dan Suku Pedalaman Riau

Riau Book- Tepat pada tanggal 9 Agustus 2016, Riau menginjak usianya yang ke- 59 Tahun. Sederet persiapan disetiap daerah di…

Foto

Pokemon Ini Membuat Gamers Menjadi Lupa Diri

Riau Book- Akhir-akhir ini dunia dimarakan dengan permain Pokemon Go termasuk di Indonesia salah satunya, hal ini seharusnya menjadi perhatian…

Foto

Kawal Reklamasi

Riau Book- Pasca reshuffle kabinet kerja, banyak pendapat yang beranggapan bahwa pergantian pengurus yang dilakukan merupakan besar dari pengaruh politik…

Foto

Seharusnya Gubri Tegas!

Riau Book- Rendahnya Realisasi penggunaan APBD Provinsi Riau oleh Pemerintah provinsi Riau menjadi sorotan publik, Satuan Kerja Perangkat Daerah (…

Foto

Mereformasi Lembaga Politik dan Ekonomi

Riau Book- Di era terbuka saat ini dengan digaungkannya semangat konsolidasi demokrasi menguatnya fungi parlemen dalam sistem pemerintahan Indonesia adalah…

Foto

Jokowi Bermain Aman

Riau Book-Reshuffle kabinet banyak menuai tanggapan oleh rakyat Indonesia, tuntutan untuk di segerakan adanya reshuffle kabinet menuai sambutan hangat…

Foto

Kohati HMI Badko Riau-Kepri Sesalkan Keputusan SP3 15 Perusahaan

Riau Book- Pasca empat bulan dilantiknya Supriyanto sebagai Kapolda Riau, sungguh menjadi sebuah ironi bagaimana proses "ajaibnya" sehingga dikeluarkan kebijakan…

Foto

Mengkaji (Budaya) Perjalanan

Riau Book - Beberapa waktu lalu, di waktu senggang, saya iseng mencari penelitian-penelitian tentang backpacking di Indonesia. Hasilnya mengejutkan. Saya…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan